Kamis, 17 Agustus 2017

Desa Kalipang Menuju Sentra Olahan Kunir Di Kabupaten Kediri.

Melihat salah satu desa di Barat Sungai yaitu Desa Kalipang Kecamatan Grogol tepatnya di lereng gunung wilis ini, pasti anda tahu bahwa desa ini memiliki kemiringan kurang lebih 33 – 133 %, dengan Topografi lahan pertanian bergelombang. Dengan ketinggian sekitar 132 – 600 M Dpl.

KUNIR

Tetapi desa ini siap maju untuk membangun desanya, walaupun dengan kondisi alam yang tandus tetapi para petani berusaha untuk bisa mengolah lahan pertanian menjadi berfungsi, al hasil para Poktan “Sumber Makmur II” ini bisa megolah lahan pertanian bisa dijadikan komuditi Kunir.

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) wilayah Desa Kalipang Kecamatan Grogol Prasetio Utomo, selalu setia mendampingi para Poktan juga memberikan masukan juga support menjadikan Desa ini sentra kunir juga olehan kunir, apalagi pengiriman kunir kering sampai ke India. (5/8)

KUNIR 1

Liburpun PPL ini siap membantu Poktan bila ada yang membutuhkan, apalagi kemaren kita baru mendapat kun jungan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur dan kebetulan Poktan Sumber Makmur II lolos dalam verifikasi Tingkat Provinsi Jawa Timur.

Dengan anggota Poktan 169 orang, berdiri sejak 12 September 1998, sekarang ini sudah menjadi Klas Madya, komoditi tanaman pangan dan Biofarmaka. Untuk Poktan Sumber Makmur II memiliki luas lahan 126 Ha, terdiri dari sawah 20 Ha yang ditanami Padi dan Palawija, untuk tegal 100 Ha ditanami jagung-palawija, manga – biofarmaka, sedangkan untuk pekarangan 6 Ha dikelola KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari) – Biofarmaka. Kata Prasetio.

KUNIR 5

Dibawah pimpinan Malik Sofi juga sebagai penasehat Kepala Desa Kalipang Imam Suselo daerah yang tandus ini bisa menghasilkan komoditi mangga sekali panen bisa mendapat 66 ton per Ha, untuk kunyit / kunir dengan luas lahan 71 Ha mampu menghasilkan 13 ton per Ha. Kunir dipasarkan dalam bentuk rimpang (basah) dan simplisia.

Dengan sutruktur organisasi yang tertata sesuai dengan tugas dan fungsi dari masing-masing anggota kegiatan ini berjalan dengan baik. Didukung dengan kegiatan social misalnya arisan anggota, unit simpang pinjam, keagamaan / pengajian rutin dan kesenian jaranan “Turongga Jati Saputro” juga Kesenian Karawitan “Darmo Pradonggo”.

KUNIR 2

Ternyata kunir disamping dijual basah dan kering juga bisa diolah manisan dan minuman, untuk olahan ini memang masih uji coba dan masih dalam pengajuan ijin usaha juga merk supaya bisa menjadi produksi ungggulan di Desa Kalipang khususnya dan pada umumnya di Kabupaten Kediri.

Untuk minuman tanpa bahan pengawet bila di minum dalam keadaan dingin terasa segar juga khasiatnya bisa menghilangkan bau badan yang tidak sedap habis berkeringat, begiti juga dengan olahan manisan kunyit bisa melegakan tenggorokan, juga bisa menghilangkan bau mulut yang tidak sedap semua olahan ini tanpa bahan pengawet. Terang Prasetio.

KUNIR 4

Kami masih koordinasi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Kediri untuk bisa mempromosikan usaha ini supaya bisa menembus ke pasar bebas karena olahan manisan dan minuman kunir (selain buat jamu) bisa mendongkrak perekonomian Desa Kalipang juga bisa memajukan Desa Kalipang. Dengan begini Desa Kalipang akan menjadi Desa Sentra Kunir. Harap Prasetio

KUNIR 3

Kunir ini bisa tumbuh dibawah pohon mangga podang gunung dengan keistimewaan karena memiliki tekstur warna kuning kejingga-jinggaan pada emponnya, selain dari Desa Kalipang sendiri, kunir bisa didapat dari tetangga sebelah desa yaitu Desa Parang Kecamatan Banyakan. Bagi yang ingin pesan silahkan Hubungi PPL Prasetio Utomo HP. 081 330 027 067 (Kominfo, Yrpd, Fz, Wk).