Senin, 18 Desember 2017

Gerakan Serempak, Membasmi Hama Ulat Bawang Merah

Basmi Hama 1Hama ulat menyerang tanaman bawang merah didesa Paron Kecamatan Ngasem. Petani pun dibuat resah oleh hama yang sudah menyerang sekitar 1 (satu) minggu yang lalu tersebut. dau-daun tanaman brambang sudah mulai menguning dan mati karena dimakan oleh hama tersebut.

Pagi hari yang sangat cerah ini (5/8), para petani desa Paron melakukan penyemprotan insektisida untuk memberantas hama ulat-ulat tersebut. Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri yang diwakili oleh Arahayu Setyo Adi, SP Kasie Pembenihan dan Perlindungan tanaman Pengolahan Hortikultura juga terjun langsung dengan memberikan bantuan insektisida kepada para petani. Tidak ketinggalan pula PPL Kecamatan Ngasem yang setia setiap hari mendampingi para petani juga tampak bersemangat membasmi hama tersebut.

Basmi Hama 2PPL Kecamatan Ngasem Yayuk Anisa mengatakan bulan Juli dan Agustus seperti ini memang hama ulat mulai menyerang tanaman bawang merah. sedangkan pada musim penghujan datang petani bawang merah akan dihantui oleh hama penyakit yang disebabkan oleh jamur dan bakteri.

Berkat kerjasama dari Dinas Pertanian dan Perkebunan sosialisasi dari PPL, hama-hama tersebut dapat segera diatasi. Memang Hama ulat ini cukup sulit untuk diatasi, dengan belajar dan terus melakukan penelitian hama yang setiap tahun menyerang ini akan dapat dikendalikan. Sebenarnya sejak diserang oleh hama petani sudah melakukan pengendalian, karena tidak serempak dilaksanakan jadinya tidak bisa maksimal. terangnya.

Basmi Hama 3Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pertanian dan Pekebunan melalui Arahayu Setyo Adi, SP Kasie Pembenihan dan Perlindungan tanaman Pengolahan Hortikultura mengatakan hari ini kita serempak melaksanakan pengendalian hama ulat pada tanaman bawang merah. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan laporan dari teman-teman PPL bahwa, para petani desa Paron Kecamatan Ngasem diresahkan dengan serangan ulat yang cukup parah.

Setelah penyemprotan ini hasilnya dapat kita lihat dua hari kemudian. Bagaimana hasilnya kita pantau bersama-sama dan kita evaluasi apakah penggunaan insektisida ini efekti mengendalikan hama. Saya berpesan kepada para petani dalam penggunaan insektisida harus dengan bijak, dengan maksud perlu diadakan monitoring bahwa penyemprotan insektisida tidak berdasarkan waktu, tetapi berdarsarkan jumlah hama yang menyerang serta tingkat keparahan tanaman yang diserang hama. Dengan cara tersebut biaya produksi selama musim tanam bisa ditekan, sehingga kesejahteraan petani akan meningkat.

Basmi Hama 4Salah satu petani yang ikut dalam gerakan ini mengatakan sebenarnya sebelum penyemprotan insektisida kami sudah melakukan pengendalian dengan cara manual, seperti melakukan pemotongan pada daun yang diserang. selain itu juga, sejak tanam bawang merah kami sudah menyebarkan kapur barus ketitik-titik rawan hama. Karena serangan hama ulat ini cukup banyak sehingga cara ini belum maksimal.

Kami berterimaksih kepada Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan yang tidak henti-hentinya mengawal dan memberikan penyuluhan kepada para petani. Saya berharap tahun ini Petani bawang merah desa Paron bisa panen raya dan perekonomian petani bisa meningkat. jelasnya. (Kominfo/lks, wk)

Add comment


Security code
Refresh