Minggu, 22 Oktober 2017

UMKM Banjir Rejeki Di Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri 2017

Membludaknya pengunjung pameran dihari pertama Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri tahun 2017 ini merupakan berkah bagi pelaku UMKM. Salah satunya adalah Mahmud Septian Avrizal yang menempati stand HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) nomer 10 s/d 13. Dengan menampilkan produk-produk hasil kreasinya sendiri seperti aksesoris dan perlengkapan kesenian  jaranan mampu menyedot minat pecinta kesenian tradisional untuk mampir melihat-lihat dan juga membelinya.

UMKM BLUDAK 1Menurut Mahmud panggilan akrabnya, “Setelah dibuka resmi oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Prof. Dr. Muhajir Effendy, M.A.P pengunjung yang datang sangat berjubel. Tidak disangka pengunjung sangat tertarik dengan kerajian buatan saya. Yang paling laris manis terjual adalah aksesoris seperti gantungan Kunci Kediri Lagi dan Pecut. Tidak hanya orang tua saja anak-anak pun juga sangat menyukai aksesoris tersebut.

Kaos dengan design barong dan jaranan juga diserang oleh para pengunjung, kata salah pengunjung design nya sangat bagus cocok untuk dipakai saat nanti menyaksikan Tari Kolosal 1000 Barong pada penutupan acara ini tanggal 22 Juli mendatang.

UMKM BLUDAK 2Tidak itu saja ekor kuda yang masih mentah, sebagai bahan bagu membuat rambut ganongan kemarin juga ada yang sudah terjual, selain itu Topeng ucul juga kemarin sudah terjual satu buah. Luar biasa berkah Pameran Pada Pekan Budaya dan Pariwisata tahun ini.

Omset pada hari pertama mencapai Rp. 3.645.000,-, semoga dihari-hari berikutnya pengunjung bisa lebih ramai lagi dan semua pelaku UMKM kebanjiran rejeki dari acara Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri 2017.

UMKM BLUDAK 12

Beribu-ribu terimakasih saya sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Kediri, kerena dengan bentuk dukungannya seperti ini dan kami semua pelaku UMKM digratiskan menempati stand sebagai tempat berjualan dan promosi potensi-potensi yang ada di Kabupaten Kediri. Terang Mahmud sambil melayani pembeli (17/7).

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Ir. Adi Suwignyo. M.Si mengatakan pada Pekan Budaya dan Pariwisata ini menampilkan para pelaku UMKM yang sudah lama maupun UMKM yang baru muncul, seperti manisan pepaya dan bligo yang sangat laris pada hari pertama. Kemudian kaos yang bergambar barong dan jaranan sampai ludes. Gelang dan kalung genetri juga sangat dicintai oleh para pengunjung. Dengan semakin majunya UMKM pastinya akan mampu menunjang Pariwisata yang ada di Kabupaten Kediri yang saat ini sudah mulai berkembang.

UMKM BLUDAK 21Ditambahkan oleh Adi Suwignyo bahwa Acara Pekan Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kediri benar-benar sangat membatu para pelaku UMKM, karena selain menjual produk-produnya juga dapat mempromosikan potensi-potensi yang ada di Kabupaten Kediri hingga keluar daerah. Terangnya. (Kominfo/lks.tee,wk)

Add comment


Security code
Refresh

Liputan UKM