Kamis, 20 Juli 2017

Jelang Ramadhan, 2.856 Botol Miras Dimusnahkan

Menjelang bulan suci Ramadhan, sebanyak 2.856 botol minuman keras (miras) berbagai jenis (merk) yang beredar tanpa izin dimusnahkan Pemerintah Kabupaten Kediri. Pemusnahan miras yang dilaksanakan pada Rabu (24/5) di halaman belakang Kantor Pemkab Kediri ini disaksikan oleh Bupati Kediri Haryanti Sutrisno, didampingi para anggota Forkopimda, MUI, FKUB, para pejabat di lingkungan Pemkab Kediri dan tokoh lintas agama.

MIRAS

Pemusnahan miras dilakukan seusai pelaksanaan apel kewaspadaan yang dipimpin langsung oleh Bupati Kediri Haryanti Sutrisno. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan komitmen pemerintah daerah untuk menekan peredaran miras di Kabupaten Kediri, serta mengantisipasi semua hal yang berpotensi menimbulkan kejahatan serta gangguan ketentraman dan ketertiban.

MIRAS 2

“Yang harus menjadi perhatian kita semua, saat ini peredaran minuman keras semakin merajalela. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi dan kerjasama yang baik dari pemerintah, aparat penegak hukum dan dukungan masyarakat, untuk memberantas peredaran sekaligus penggunaan minuman keras tersebut. Masyarakat juga diharapkan memberikan laporan apabila mengetahui ada peredaran miras ilegal di wilayahnya” tegas Bupati Kediri.

MIRAS 6

Tidak hanya pemusnahan, Ibu Bupati juga menekankan pada penguatan karakter dan mental anak, terlebih saat ini banyak kalangan pelajar yang sudah mengonsumsi miras. Beliau juga berharap aparat hukum menindak tegas para penjual miras agar mereka kapok dan tidak menjual barang haram tersebut.

MIRAS 3

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri Agoeng Djoko Retmono, SH, MM. mengatakan miras yang dimusnahkan merupakan hasil Operasi Penegakan Perda Miras di Kabupaten Kediri yang dilaksanakan mulai bulan Januari 2017 sampai dengan bulan Mei 2017.

“Miras yang telah kami amankan ini terdiri dari berbagai jenis, semua tanpa izin. Dari kegiatan operasi penegakan perda se-Kabupaten Kediri, kami mendapatkan 49 orang tersangka, dengan miras terbanyak dari Desa Senden Kecamatan Kayen Kidul. Kedepannya frekuensi operasi akan ditingkatkan karena ditengarai masih banyak peredaran miras ilegal” terangnya.

MIRAS 4

Barang bukti razia berupa miras tersebut selanjutnya dihancurkan dengan alat berat sehingga tidak dapat dipergunakan lagi. (Kominfo/tee,yrpd,lk,fz,wk)

Add comment


Security code
Refresh