Kamis, 27 April 2017
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

BPBD Kabupaten Kediri Gerak Cepat Tangani Longsor Di Desa Surat, Mojo

Bencana tanah longsor melanda Dusun Selorejo, Desa Surat, Kecamatan Mojo pada hari Kamis (6/4) sore. Sebanyak 13 rumah terkena dampak longsoran. Rinciannya 6 rumah tercatat rusak parah dan 7 rumah terdampak tidak langsung.

bencana longsor surat 4Tidak terdapat korban jiwa maupun ternak pada longsor ini. Namun dari bencana ini sebanyak 41 orang kini diungsikan di Balai Desa Surat, Kecamatan Mojo.

Widodo, salah satu korban selamat bencana longsor mengatakan awalnya hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur lokasi mulai jam setengah satu hingga pukul dua siang. Usai hujan reda, secara mendadak terjadilah longsor tersebut.

bencana longsor surat 1“Tiba-tiba tanah secara pelan-pelan longsor dengan ada diiringi suara gemuruh yang keras sekali. Saat itu saya langsung lari kedalam rumah karena ada cucu dan ibu saya di dalam rumah. Sampai saat ini saya masih deg-degan karena kaget,” tutur Widodo.

bencana longsor surat 3

Malam itu juga BPBD Kabupaten Kediri bersama Muspika Kecamatan Mojo bergerak cepat dengan mengungsikan warga ketempat yang lebih aman. Kemudian dipilih lah gedung serba guna balai Desa Surat sebagai tempat pengungsian.

Plt Kepala BPBD Kabupaten Kediri, Randi Agatha saat ditemui di pengunsian (7/4), mengatakan kondisi saat ini di lokasi masih memungkinkan terjadi longsor susulan. Karena kontur tanah masih bergerak dan banyak kandungan air. Sehingga diharapkan kepada seluruh warga yang rumahnya berada dilokasi rawan bencana untuk tetap waspada.

bencana longsor surat 2

“Sementara mulai tadi malam pengungsi dibuatkan dapur umum dan kini ditambah lagi dapur umum dari Dinas Sosial Kabupaten Kediri. selain itu juga pagi ini diberikan pendampingan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri melalui Puskesmas Mojo untuk mengecek kesehatan para pengungsi.” Terang Randi.

“Selain itu dilakukan juga mitigasi untuk melihat potensi kerawanan yang terjadi di lokasi. Hasilnya nanti akan menjadi dasar penanganan dan rehabilitasi,” Imbuh Randi. (Kominfo/YDA, LKS,WK)

Save