Selasa, 25 Juli 2017

Kelompok “Konto Lestari” Panen Ikan

Sebuah truk dengan bak-bak air diparkir di dekat aliran sungai Konto. Beberapa orang tampak memanggul karung dan mengusungnya ke atas truk. Tak jauh dari situ, lima orang berdiri di kolam dan memilah-milah ikan, sementara beberapa orang lainnya menimbang dan mengemas ikan. Demikian gambaran yang terlihat di lahan pembudidayaan ikan milik Kelompok Pembudidaya Ikan "Konto Lestari” di Desa Kasreman Kecamatan Kandangan. Siang itu, Rabu (29/3), kelompok ini sedang melaksanakan panen ikan, yang terdiri dari ikan nila dan ikan bawal.

IKAN 1

Selain diikuti para anggota kelompok, kegiatan panen tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Perikanan, Sekcam Kandangan, Kades Kasreman beserta perangkat desa. Pada kesempatan tersebut, Ketua Kelompok Pembudidaya Ikan "Konto Lestari”, Hamdah mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan dukungan yang diberikan kepada kelompok selama ini. “Selamat datang di tempat kami. Inilah lahan kami untuk berbudidaya ikan. Semoga kedatangan bapak-ibu bisa membawa manfaat dan peningkatan bagi usaha kami,” kata Hamdah.

Kepada Kominfo Hamdah menjelaskan bahwa dari tebaran 50 ribu ikan di lahan seluas setengah hektar, kelompoknya bisa panen ikan hingga 8 ton. Panen dilakukan bertahap, dalam semusim bisa sampai 3 kali. Ikan pun dipilah-pilah berdasarkan ukuran yang kemudian menentukan jenis pemasaran.

IKAN 4

“Sekali panen tidak langsung dihabiskan. Ikan ukuran kecil kita lepas untuk dibesarkan lagi. Yang 1kg isi 5-6 ekor itu untuk jenis konsumsi. Yang lebih besar, 1 kg isi 3-4 ekor, dijual hidup ke pemilik pemancingan,” terang Hamdah.

Untuk pemasaran, kelompok yang terdiri dari 24 orang dengan total lahan 7 hektar ini sudah bekerjasama dengan para pedagang dan pemilik pemancingan. Pemasaran ikan untuk konsumsi menjangkau wilayah Lamongan dan Surabaya. Sedangkan untuk pemancingan, selain di Kediri ikan juga dikirim ke Tulungagung, Kertosono, Blitar, Malang, Jombang, Gresik dan Sidoarjo.

Hasil usaha budidaya ikan sangat dirasakan manfaatnya oleh para anggota kelompok. Dukungan dan pendampingan dari Dinas Perikanan juga sangat membantu dalam proses membudidayakan ikan, mulai dari persiapan dan pembersihan lahan, pengisian air, penebaran benih, pemberian pakan, proses panen, hingga pengangkutan dan pengemasan.

IKAN 3

Ditemui di tempat yang sama, Plt. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kediri Nur Hafid mengungkapkan bahwa potensi perikanan sangat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. Di Kabupaten Kediri, produksi ikan nila mencapai 1.000.080 ton/tahun dengan nilai ekonomi sekitar 15M. Sedangkan produksi ikan bawal mencapai 750 ton/tahun dengan nilai sekitar 16M. Tentu saja beragam upaya akan terus dilakukan untuk meningkatkan potensi yang ada.

“Untuk meningkatkan kualitas ikan nila, kami telah bekerjasama dengan Balai Penelitian Ikan Sukamandi dengan meminta bantuan bibit nila nirwana. Kelebihannya, bibit unggul ini lebih cepat tumbuh sehingga mempercepat produksi. Lahan di sini pun memenuhi syarat pembudidayaan, karena ikan nila memang sesuai dikembangkan di lahan yang airnya mengalir. Kami berharap Kelompok Konto Lestari ikut mengembangkan produksi ikan di Kabupaten Kediri,” ujar Nur Hafid.

IKAN

Selain bantuan bibit nila nirwana, Dinas Perikanan juga berupaya mengadakan usaha pembenihan yang berkelanjutan, karena selama ini pembenihan bersifat musiman. Tidak hanya itu, pendampingan juga terus dilakukan untuk pengembangan usaha kelompok, seperti usaha pakan ikan. (Kominfo, TEE, FF. WK)

Add comment


Security code
Refresh