Jumat, 21 Juli 2017

Jus Alpokat Susu ala Sukemi Medowo

Diakui atau tidak, kenyataanlah yang bisa membuktikan bahwa Desa Medowo Kecamatan Kandangan banyak sekali potensi yang harus diangkat dan menjadikan Desa Medowo pantas untuk menyandang predikat Desa Wisata.

SUKEMI 1

Kepala Urusan Pemerintahan Desa Medowo Kecamatan Kandangan Sukemi disamping sebagai Perangkat Desa juga mampu memproduksi olahan jus Alpukat dicampur dengan susu sapi asli Medowo.

Ditemui Tim Kominfo Sabtu (11/3) Sukemi mengatakan pengolahan ini hanya dibantu dengan sang istri tercinta. Usaha ini saya mulai sejak 4 tahun yang lalu, tadinya hanya membuat produksi pengolahan susu yang didapat dari hasil perahan sapi miliknya dan juga beli dari para tetangga.

SUKEMI 3

Untuk pengolahan susu ini saya kirim ke Ngoro Jombang, dalam 1 hari saya bisa mengirim minimal 20 liter, ternyata di Ngoro susu asli Medowo ini untuk pembuatan STMJ (Susu Telur Madu dan Jahe) jamu tradisional menyehatkan.

Untuk harga 1 botol aqua (air mineral) 150 gram kita patok harga Rp. 2500.- apa bila beli 1 liter susu 1 liter kita patok harga Rp. 7500.- lumayan bisa menambah penghasilan dan juga bisa untuk menambah modal usaha dan alat-alat pengolahan susu. Kata Sukemi.

SUKEMI 2

Saat ini karena Desa Medowo juga terkenal dengan Alpokat Mertega, kami berusaha untuk membuat olahan jus alpokat mertega dicampur susu asli Medowo. Hhhhmmmm ternyata rasanya juga mantappppp…

Jus alpukat ini biasanya untuk tambahan makanan bagi anak-anak di Taman Kanak-Kanak Desa Medowo maupun Paud, kami sudah bekerjasama dengan para guru untuk memberikan jus alpokat seminggu 2 kali, saya hanya berusaha memanfaatkan peluang yang ada untuk bisa menghasilkan.

SUKEMI 4

Sementara ini kami hanya menggunakan alat-alat seadanya, kalaupun nanti berkembang dan pemesan banyak, semoga ada donator  yang tergerak hatinya untuk membantu peralatan pembuatan dan pengemasan dari olehan yang kami punya. Harap Sukemi (Kominfo)

Add comment


Security code
Refresh

Liputan UKM