Sabtu, 19 Agustus 2017

Bantuan Pipanisasi Untuk Warga Desa Ngetrep

Curah hujan yang terjadi pada hari Senin kemarin (27/2), mengakibatkan ratusan pipa aliran air bersih di Dusun Ngetrep dan Dusun Puhkluang, Desa Ngetrep, Kecamatan Mojo porak poranda, bahkan ada yang hanyut diterjang banjir bandang. Akibatnya banyak warga yang tidak bisa mendapatkan air bersih.

IMG 8013

Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno hari ini Sabtu (4/3) meninjau langsung pemasangan pipa atau pipanisasi bersama Kepala Dinas Sosial, Kepala BPBD, Kepala Satpol PP, Kepala PU, Muspika Kecamatan Mojo dan perwakilan dari PT. Gudang Garam Tbk.

Bupati Kediri berharap dengan adanya bantuan pipa ini, supply air bersih untuk Dusun Ngetrep dan Puhklung Desa Ngetrep bisa teratasi, juga bisa digunakan seperti sebelum terjadi bencana.

IMG 8018

Kepala Desa Ngetrep Binti Sholekah sangat berterimakasih atas perhatian dan kunjungan Ibu Bupati Kediri juga bantuan pipanisasi dari Pemerintah Kabupaten Kediri melalui PT.Gudang Garam Tbk, serta bantuan sembako bagi warga Desa Ngetrep yang tertimpa bencana banjir bandang Senin kemarin.

Marlie salah satu tokoh masyarakat yang juga sebagai Anggota DPRD Kabupaten Kediri merasa sangat bersyukur dan senang dengan kedatangan Ibu Bupati Kediri. Menurutnya, kehadiran Bupati Kediri menjadi support warga Desa Ngetrep khususnya dan di Kecamatan Mojo pada umumnya, untuk lebih siap siaga dalam menanggulangi bencana.

IMG 8035

Lebih lanjut dikatakan bahwa Desa Ngetrep memanfaatkan air dari Sumber Air Dukuh, Sumber Air Jumok (lokasi ada di Kabupaten Tulungagung) dan Sumber Air dari Petungroto. Tingginya curah hujan pada Senin kemarin menyebabkan debit air di tiga titik sumber air ini membludak dan mengakibatkan banjir bandang hingga menghilangkan ratusan pipa saluran air bersih di Dusun Ngetrep dan Puhkluang.

“Alhamdulilah hari ini sudah kita pasang pipa saluran air di dua dusun. Adapun jumlah pipa untuk ukuran 2 dim sebanyak 600 batang, 3 dim sebanyak 400 batang dan JI 8 batang. Semua ini sangat membantu warga kami dan saat ini mereka tidak kekuarangan air lagi,” kata Marlie. (Kominfo)