Senin, 23 Oktober 2017

Imron, Pembudidaya Lele Mutiara Dari Desa Sendang

Semakin tingginya permintaan ikan lele membuat budidaya ikan ini makin berkembang. Selain karena banyak sekali kuliner yang menggunakannya sebagai bahan utama, budidaya lele juga relatif mudah.

Salah satu pembudidaya lele di Kabupaten Kediri adalah Imron Hanafi. Pria yang tinggal di Desa Sendang Kecamatan Banyakan ini membudidayakan Lele Dumbo dan Lele Mutiara. Untuk Lele Mutiara, bersama kelompoknya Imron mendapatkan bibit dari Pemerintah Kabupaten Kediri. “Kami mendapat 150 ekor induk lele dari Dinas Perikanan Kabupaten Kediri dengan berat 7-8 ons per ekor, jadi harus dibesarkan dulu,” kata Imron.

LELE SENDANG 1

Di temui di kediamannya Kamis (2/3), Imron sedang memberi pakan induk-induk lele yang ditempatkan di kolam tersendiri. Kepada Tim Kominfo, pria 29 tahun ini menjelaskan untuk pembibitan membutuhkan satu ekor lele jantan dan 2 ekor lele betina. Tiap pembibitan bisa menghasilkan 100.000 telur.

“Ciri induk betina siap pijah, perutnya besar dan lunak kalau diraba. Agak lambat dan jinak. Warna tubuh coklat kemerahan, bila perut diurut ke arah kelamin akan keluar cairan telur. Sedangkan ciri induk jantan, tubuhnya gemuk ramping, gerakannya lincah dan lebih gesit. Warna sirip cenderung kemerahan, bagian dubur merah dan lunak. Kalau diurut dari arah perut akan keluar cairan putih,” jelas Imron.

LELE SENDANG 2

Proses dari pembibitan hingga panen membutuhkan waktu empat bulan. Tentu saja hasilnya juga tergantung dari pemberian pakan. “Kita kasih pelet mas, kalau pakan alternatif bisa menggunakan daging ayam potong mati yang digiling. Bisa juga dengan memberi daging bekicot,” katanya. Untuk pemasaran, lele hasil budidaya Imron diambil pedagang-pedagang baik di pasar maupun untuk kembali diolah menjadi aneka makanan. Harga yang dipatok Rp 20 ribu/kg.

LELE SENDANG 4

Ditanya tentang kelebihan lele mutiara, Imron mengatakan lele jenis baru ini lebih cepat besar dan lebih kuat. “Kualitasnya bagus mas, lebih tahan penyakit dan waktu panennya lebih singkat,” lanjut Imron.

Untuk diketahui, lele mutiara merupakan varietas unggul terbaru yang dirilis oleh Balai Penelitian Pemuliaan Ikan (BPPI) Sukamandi, Subang, Jawa Barat pada tahun 2014 lalu. Ikan ini dibentuk dari beberapa strain ikan lele, yakni strain Mesir, Paiton, Sangkuriang, dan lokal Sukamandi, untuk meng­gabungkan keunggulan masing-masing strain tersebut.

LELE SENDANG 5

Dari keempat strain tersebut, diperoleh lele mutiara dengan beberapa keunggulan diantaranya laju pertumbuhan tinggi, waktu panen lebih cepat, irit pakan, pertumbuhan merata dan tahan terhadap penyakit.

Kepala Desa Sendang Muntaha Kamal sangat mengapresiasi kegiatan anak-anak muda desanya, untuk bibit bantuan dari Dinas Perikanan Kabupaten Kediri ini memang kita taruh disini dulu, rencananya dalam waktu dekat ini, kita akan rapatkan, untuk pembagian bibit Lele Mutiara ini kepada kelompok-kelompok yang sudah kita data. Kata Muntaha.(Kominfo)

Untuk info lengkapnya silahkan klik gambar video diatas.

Add comment


Security code
Refresh