Kamis, 20 Juli 2017

Agrowisata Petik Jambu Biji Kristal Tarwa

Pusat Bibit Buah dan Tanaman Hias Agro Utama Mandiri Lestari milik Tarwa Mustopa, SP.M. Agr yang berlokasi di Desa Mangunrejo Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri semakin berkembang.

Yang dulunya hanya menjadi pusat pembibitan tanaman, kini juga menjadi pusat pelatihan serta pembelajaran tentang wisata edukasi pertanian bagi para petani dan pelajar serta memiliki Agrowisata Petik Jambu Biji Kristal.(1/3)

Tarwa Mustopa, SP.M. Agr mengatakan berwisata disini pengunjung diajak ke kebun memetik buah sendiri sambil belajar mengenal jenis tanaman-tanaman yang sudah tersedia. Fasilitasnya juga lengkap antara lain Hall / balai tani sebagai tempat pertemuan dengan kapasitas lebih dari 200 orang dan rencana kedepannya saya akan membuat mushola, perpustakaan dan green house. Saya harapkan bagi para petani yang ingin menggelar pertemuan dan pelatihan bisa menggunakan tempat tempat yang kami sediakan.

TARWA

Dari semua jenis bibit tanaman buah-buahan yang saya kembangkan saat ini, ada salah satu taman yang menjadi andalan jambu biji varitas Kristal. Pertimbangan saya kenapa memilih jambu Kristal, yang pertama adalah buah ini berbuah sepanjang masa tidak mengenal musim.

Kalau sewaktu-waktu ada pengunjung bisa memetik buahnya secara langsung dikebun. Pertimbangan selanjutnya adalah jambu Kristal ini memiliki nilai ekonomis tinggi, harga buah di pasar modern setera dengan buah impor, jadi ini saya kembangkan menjadi wisata petik buah jambu Kristal dan kedepannya kita akan produksi dalam jumlah yang besar pula.

TARWA 2

Saat ini dikebun saya sudah ditanam 125 batang pohon jambu Kristal dan semuanya sudah berbuah. Satu batang pohon bisa menghasilkan lebih dari 10 kg Buah jambu per tiga bulan sekali panen. Bayangkan saja jika ada ratusan pohon jambu kita tinggal mengkalikan saja. Harga buah jambu petik sendiri ditempat saya hanya Rp. 20.000,- per kilo kalau dipasaran mencapai Rp. 25.000,- hingga Rp. 30.000,-.

Tidak itu saja kebun bibit saya juga sebagai tempat anak-anak sekolah yang magang menimba ilmu. Saat ini ada dari SMK Pertanian Tulungagung dan SMK Pertanian Ngajuk sebanyak 15 siswa. Materi yang kita berikan kepada siswa siswi ini adalah mulai dari pembibitan, menyemai benih, biji, hingga masalah pemasaran bibit hingga hasil buahnya, jadi dari hulu ke hilir kita berikan disini.

TARWA 4

Setelah mendapatkan pelatihan ditempat ini saya harapkan semua peserta bisa mengembangkan pertanian didaerahnya masing-masing, karena yang magang disini dari luar daerah bahkan luar jawa. Saya berharap pemerintah Kabupaten Kediri melalui dinas terkait tidak henti-hentinya membimbing kami agar bisa menjadi contoh bagi wilayah-wilayah lain dalam pertanian.

Slamet Widodo dari Dinas Pertanian Kabupaten Kediri mengatakan kami sangat mendukung kegiatan-kegiatan pertanian yang ada di Agro Utama Mandiri ini. Setiap ada pelatihan ditempat ini kami dari dinas pertanian juga ikut mengisi memberikan materi kepada anak-anak peserta. Dengan harapan nantinya anak-anak ini memiliki modal ilmu pertanian yang sangat lengkap dan mumpuni.

TARWA 3

Selain pembibitan saya juga memberikan ilmu kepada anak-anak bagaimana membuat pupuk organik untuk pertanian mulai dari bahan hingga prakteknya. Dengan demikian ilmu anak-anak ini semakin komplit sehingga bisa mandiri dikemudian hari.

TARWA 6

Dian Fitriana salah satu peserta pelatihan dari SMK Pertanian Nganjuk mengatakan disini kamu diajari ilmu tentang pertanian seperti menyangkok, menyambung, stek dan sambung susu. Disini kami juga diajari bagaimana merawat tanaman dengan baik. Saya disini sudah 2 bulan dan rencananya akan 3 bulan. Setelah mendapat ilmu kami akan menerapkannya dirumah, disekolah dan berbagi ilmu ke masyarakat sekitar.(Kominfo)

Untuk info lengkapnya silahkan klik gambar video diatas.

Add comment


Security code
Refresh