Senin, 20 Nopember 2017

Gerakan Tanam Bambu untuk Konservasi Hutan di Lereng Gunung Kelud dan Gunung Wilis

Pohon bambu berperan penting dalam konservasi tanah dan air. Selain mampu menyerap karbondioksida, bambu juga sebagai penghasil oksigen yang sangat baik. Tidak hanya itu, bambu juga mempunyai nilai ekonomis karena dapat dimanfaatkan untuk membuat beragam kerajinan.

Bambu parang 2

Hal tersebut diungkapkan Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno dalam acara Tutup Tanam Bambu Tahap Kedua untuk konservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat. Acara yang diselenggarakan di Dusun Klepu Desa Parang Kecamatan Banyakan (9/2) ini merupakan program CSR PT. Gudang Garam Tbk. bekerja sama dengan Perum Perhutani KPH Kediri dan Pemerintah Kabupaten Kediri dalam rangka pemulihan paska bencana banjir.

Penanaman bambu memiliki arti penting bagi kelestarian alam kita. Pohon bambu memiliki akar yang kuat dalam mengikat tanah. Hal ini tentu saja bermanfaat besar dalam upaya penyelamatan hutan, tanah, dan air sekaligus mencegah terjadinya tanah longsor dan banjir,” kata Bupat Haryanti.

KUNKERBUPATI1 2

“Bambu yang ditanam ini jenis bambu petung. Bambu ini bisa digunakan apa saja, baik untuk rumah, membuat gazebo dan lain-lain. Tunasnya juga bisa dimasak. Saya berharap dalam pemanfaatan bambu ini jangan diambil semua, yang besar-besar saja, agar tidak mati dan tetap lestari,” lanjutnya.

KUNKERBUPATI1 1

Senada dengan Bupati Haryanti, Kepala Divisi Regional Jawa Timur Andi Purwadi mengungkapkan bahwa bambu bermanfaat secara aspek lingkungan. Bambu sangat diperlukan terutama untuk daerah-daerah dengan kemiringan yang tajam dan daerah yang rentan tanah longsor. Selain itu, dengan menanam bambu juga diharapkan dapat memunculkan mata-mata air.

KUNKERBUPATI1 4

Di kesempatan yang sama, Direksi PT. Gudang Garam Tbk. Slamet Budiono mengatakan bahwa program penanaman bambu ini merupakan wujud tanggung jawab sosial PT. Gudang Garam Tbk. Kegiatan ini juga sebagai langkah reservasi hutan dan pemberdayaan masyarakat desa. “Program ini merupakan bentuk kepedulian kami akan terciptanya lingkungan hutan yang lebih baik khususnya terkait sumber air dan dapat memberikan manfaat ekonomis pada masyarakat desa khususnya di lereng Kelud dan Wilis,” ungkap Slamet Budiono.

KUNKERBUPATI1 5

Penanaman pohon yang melibatkan 12 LMDH ini dilaksanakan di Dusun Klepu, Desa Parang Kecamatan Banyakan. Sebanyak 90 ribu batang pohon bambu ditanam di lahan seluas 500 Ha. Penanaman ini merupakan program lanjutan dari tahap pertama yang dilaksanakan pada tahun 2016. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan bantuan kepada korban bencana banjir dan 20 anak yatim piatu. (Kominfo)

Add comment


Security code
Refresh