Sabtu, 16 Desember 2017

Tastefull, Kopi Lanang Besuki

Gemah ripah loh jinawi, kata inilah yang pantas untuk menggambarkan kekayaan alam Kabupaten Kediri. Banyak sekali potensi yang dimiliki Kabupaten Kediri baik dari budidaya pertanian hingga perkebunan. KOPI LANANG 1

Salah satunya adalah tanaman kopi. Hampir di semua wilayah Kabupaten Kediri dapat dibudidayakan tanaman kopi. Bahkan, diantaranya merupakan varietas langka dengan hasil biji kopinya terkategorikan kualitas unggul.

Bagi Anda penikmat kopi sejati, Kopi Lanang yang berasal dari lereng Gunung Wilis bisa masuk dalam daftar yang bisa dicicipi. Lokasi tepatnya di Area Wisata Air Terjun Irenggolo Dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo.

KOPI LANANG 2

Adalah Sudiro,wong asli Gunung Wilis yang mulai usaha Kopi Lanang sejak tahun 2009. Dirinya menuturkan, dinamakan kopi lanang karena kopi ini unik dan tidak seperti pada umumya kopi.Taste dari kopi ini pun lengkap lembut, halus, rasa lebih padat dan aroma wangi khas.

“Kopi kan termasuk tanaman dikotil (berbiji dua). Namun biji kopi lanang ini hanya berbiji satu karena penyerbukan yang tidak sempurna. Proses untuk menghasilkan kopi lanang ini tidak bisa direkayasa. Sangat alami. Cafeinnya juga sangat tinggi dan dipercaya bisa meningkatkan stamina pria,” terang pria paruh baya ini kepada Kominfo, Jumat (27/1).

KOPI LANANG 3

Untuk usaha kopi dirinya dibantu dua orang karyawan. Mulai dari panen kopi, penjemuran kopi, menggoreng dan menggiling kopi dilakukan dengan mesin. Untuk proses pembuatan Kopi Lanang, mulai penjemuran kopi hingga kering memakan waktu 1 minggu, setelahnya baru bisa digoreng.

“Kopi dengan kualitas yang bagus memiliki kadar air 12 persen. Kopi yang kami buat asli, tidak ada campurannya jadi murni hanya kopi saja. Untuk 1 kg kopi, butuh waktu 15 – 20 menit lamanya penggorengan dengan menggunakan mesin penggoreng, di atas api yang tidak terlalu besar,” kata Sudiro sembari mengatur nyala api saat menggoreng biji kopi.

KOPI LANANG 4

Lebih lanjut dikatakan Sudiro, harga biji kopi mentah 1 kg adalah Rp.50.000. Untuk kopi bubuk siap seduh dijual Rp. 80.000 per Kg. “Kami juga menjual berbagai macam ukuran, untuk ukuran 500 gr adalah Rp. 45.000.- dan kemasan 250 gr harganya Rp. 25.000 serta ukuran 150 gr harga Rp.15.000.-“ ungkapnya.

Sementara itu, pemasaran Kopi Lanang ini masih di Kediri sekitarnya saja. Dalam 1 bulan omset penjualan bisa mencapai 3 – 5 juta dengan kapasitas 1 – 1.5 kwintal kopi. “Saya juga buka warung makan yang menjual masakan khas Besuki dan kopi lanang kita jual di warung “Bu Diro” tempatnya di Obyek Wisata Air Terjun Irenggolo. Sambil menikmati Kopi Lanang kita bisa merasakan indah dan sejuknya panorama Air terjun Irenggolo," imbuh Sudiro. (Kominfo )

 

Kopi Lanang Sudiro

Wisata Air Terjun Irenggolo, Dusun Besuki, Desa Jugo, Kecamatan Mojo

Nomor HP. 089 679 430 810


Add comment


Security code
Refresh

Liputan UKM