Sabtu, 27 Mei 2017
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

“Hentikan Penyebaran AIDS di Kabupaten Kediri”

Kabupaten Kediri terus berupaya dalam menekan dan hentikan menghentikan jumlah pengidap AIDS. Diantaranya dengan beberapa upaya agar jangan ada lagi penghuni baru Pekerja Seks Komersial (PSK) yang mengidap HIV AIDS masuk di wilayah Kabupaten Kediri. “

HIV 1Demikian adalah kesimpulan yang mengemuka dalam Diskusi dan Pertemuan Jaringan POKJA Se-Kediri Raya ke 36 Dalam Rangka Program Penanggulangan HIV AIDS yang bertempat di eks Lokalisasi Dusun Tambi, Desa Kandangan, Kecamatan Kandangan.

Diskusi ini merupakan bentuk bekerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kediri dengan SUAR dan KPA ( Komisi Penenggulangan AIDS)untuk membantu memfasilitasi, mengelola, mengendalikan dan memantau penanggulangan AIDS.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik, Drs. Sujud Winarko, MM. mengatakan bentuk konkret dari pencegahan HIV adalah dengan memutus rantai penyebaran HIV, salah satunya dengan beralih profesi tidak lagi menjadi PSK.

HIV 2“Misal dengan berjualan atau mengembangkan UKM. Nantinya akan dibantu pemasaran online melalui web resmi kabupaten dan tidak dikenakan biaya,” Terang Sujud.

Nur Munawaroh Kepala Seksi Pemberantasan Penyakit Menular Langsung (P2ML) Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri mengatakan untuk lebih menambah kreativitas dan membangkitkan semangat, maka perlu adanya pelatihan khusus agar dapat memaksimalkan pendapatan mereka kedalam sebuah usaha kreatif.

HIV 3"Atau sekurangnya membangun kesadaran pentingnya mental kewirausahaan sebagai bekal kelak pada saat kembali ke masyarakat. Lebih-lebih, agar mereka dapat meninggalkan pekerjaan sebagai dan lebih berguna bagi masyarakat dengan menjadi pengusaha," Ujar Nur Munawaroh.

Ketua SUAR Kabupaten Kediri, Sanusi, mengatakan dirinya berharap ada alokasi dana desa yang bisa digunakan untuk pembinaan pencegahan AIDS. “Nantinya dapat digunakan untuk program pelatihan kewirausahaan atau pencegahan penularan yang intinya menjadi solusi nyata akan masalah HIV ini,” tutur Sanusi. (Kominfo)