Jumat, 21 Juli 2017

UMKM Dian, Pelaku Ekonomi Kreatif Berbasis Buah Lokal Di Kabupaten Kediri

Kabupaten Kediri memiliki hasil alam yang melimpah, salah satunya adalah produksi buah lokal dengan kualitas dan kuantitas yang baik. Pemerintah Kabupaten Kediri juga sangat getol dalam menggelorakan buah lokal, yang mudah dan murah untuk dinikmati masyarakat.

DIAN KRIPIK 1

Namun, buah lokal bisa menjadi makanan apa saja sesuai dengan buahnya. Seperti selai, manisan, sirup dan lain-lain. Bagaimana jika aneka buah lokal yang ada tersebut diolah secara unik menjadi Kripik Buah? Menarik bukan?

Ya, di Kabupaten Kediri terdapat salah satu UMKM yang berhasil mengolah buah lokal menjadi kripik buah. Adalah UMKM Dian, yang berada di Dusun Dawung Desa Dawung Kecamatan Ringinrejo.

DIAN KRIPIK 2

Setiasih, pemilik UMKM Dian ini mengaku bahwa sejatinya usahanya pertama adalah produksi sale pisang pada tahun 1999 silam. Kemudian Setiasih tertarik untuk mencoba membuat aneka kripik buah pada tahun 2000, hingga sekarang.

“Benar, mas. Awalnya usaha saya adalah sale pisang, yang saya kembangkan menjadi aneka kripik buah. Ada kripik pisang, kripik nangka, kripik nanas, kripik rambutan, kripik buah naga dan kripik papaya. Bahan bakunya semua dari buah lokal.” Kata Setiasih.

DIAN KRIPIK 3

Untuk proses pembuatan kripik buah, pertama adalah pengupasan buah. Lalu dimasukkan di freezer selama 12 jam hingga jadi es batu. Ketiga, dimasukkan ke mesin vakum untuk digoreng selama 2 jam.

Setelah digoreng, proses berikutnya adalah di spinner (pengeringan minyak). Yang terakhir adalah proses packaging, yakni produk dimasukkan dalam kemasan dari alumunium foil yang tahan selama 1 tahun.

Dari semua produknya, kripik nangka menjadi yang paling laris di pasaran. Permintaan konsumen akan kripik nangka sangat banyak. Dalam pemasaran produknya, Jawa Timur dan Jawa Tengah sudah menjadi jangkauannya. Kemudian Setiasih mencoba pemasaran secara online, hingga Jakarta, Bali dan Kalimantan.

“Usaha kripik buah ini saya beri nama Dian, karena itu adalah nama anak saya. Saat ini saya dibantu oleh 32 karyawan, yang rata-rata adalah masyarakat sekitar sini. Selain kripik buah, di tahun 2017 ini saya juga memproduksi kripik bekicot dan juga telor asap.” Ujar Wanita 55 tahun ini kepada Tim Kominfo, Minggu (22/1).

DIAN KRIPIK 4

Menurut Setiasih, telor asap ini lebih tahan lama dari telor asin biasa. Bisa bertahan sekitar 1 bulan di luar Lemari Es. Saat dimakan, telor asap juga lebih kenyal daripada telor asin dan lebih gurih.

Jika anda tertarik ingin membeli aneka kripik buah, anda bisa datang langsung di UMKM Dian yang berada di Dusun Dawung Desa Dawung Kecamatan Ringinrejo. Atau anda bisa order ke Setiasih di nomor 081556534345. (Kominfo)

DIAN KRIPIK 5

Berikut ini adalah daftar harga Produk UMKM Dian:

Kiloan:

Kripik nangka 120 ribu per kg

Kripik pisang 95 ribu per kg

Kripik rambutan ribu 160 per kg

Kripik nanas 130 ribu per kg

Kripik buah naga 150 ribu per kg

Kripik pepaya 160 ribu per kg (jika ada permintaan)

Kripik bekicot 200 ribu per kg

Sale pisang 45 ribu per kg

 

Kemasan:

90 gram nangka 12 ribu

250 gram nangka 32 ribu

500 gram nangka 60 ribu

 

200 gram pisang 20 ribu

300 gram pisang 29 ribu

500 gram pisang 47500

 

100 gram rambutan 16 ribu

200 gram rambutan 32 ribu

 

100 gram nanas 13 ribu

200 gram nanas 26 ribu

 

100 gram buah naga 15 ribu

 

55 gram bekicot 12 ribu

90 gram bekicot 18500

 

Telor asap per butir 3 ribu

Kemasan mika isi 4 butir 13 ribu

Kemasan mika isi 6 20 ribu

Add comment


Security code
Refresh

Liputan UKM