Jumat, 21 Juli 2017

Arga, Sang Pioneer Kopi Excelsa Medowo

Segudang Potensi Desa Medowo mulai ditata dan dipoles dengan baik untuk mendukung desa tersebut menjadi desa wisata. UMKM menjadi salah satu prioritas utama yang nantinya akan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat dan pembangunan di desa tersebut.


Selain terkenal sebagai sentra tanaman buah durian dan susu sapi, dataran tinggi Medowo juga mempunyai potensi sentra tanaman kopi. Kondisi alam Desa Medowo sangat mendukung tersedianya bahan baku yang dapat diolah menjadi produk olahan khas Medowo.

Uniknya jenis kopi ini tidak dimiliki daerah lain di Kediri sekitarnya. Oleh masyarakat dikenal dengan nama Kopi Excelsa. Bagi anda penikmat kopi sejati, jenis kopi ini tentu wajib anda coba. Hal ini karena 90 persen tanaman kopi di dunia terdiri dari jenis arabika dan robusta. Kopi excelsa cukup jarang ditanam di Indonesia.

Satu yang menjadi identitas dari kopi ini, aromanya memiliki ciri khas tersendiri yaitu ada sedikit aroma buah nangka saat diseduh. Pahitnya terasa mantap. Bagi para pecinta kopi pahitnya kopi Excelsa Medowo sangat pas terasa dilidah yang bisa membuat mata ‘melek’ terhindar dari rasa kantuk.

kopi excelsa 2Arga Satrio Wibowo, adalah salah satu warga Dusun Medowo Desa Medowo Kecamatan Kandangan yang mengolah kopi excelsa. Dari tangan Arga, bijih kopi yang hanya dijual ke pengepul dalam bentuk masih mentah sekarang dijual dalam bentuk bubuk kopi yang siap seduh.

Arga menceritakan, awalnya oleh Siasih ibu mertua saya kopi tersebut dijual dalam bentuk masih mentah, hasil penjualanya pun masih belum memuaskan. Melihat hal itu ide saya muncul untuk menjual kopi dalam bentuk yang sudah digoreng dan ada pula yang dijual dalam bentuk bubuk halus siap seduh.

Dari hari kehari hasil penjualannya pun meningkat, muncul inovasi baru dengan membuat kemasan yang menarik dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Dari situlah saya berani memasarkan produk kopi excelsa Medowo keluar daerah melalui media sosial yang lagi digandrungi banyak kalangan.

kopi excelsa 4“Salah satunya lewat instagram. Follow dan kunjungi instagram @arga.satrio.wib, dan nomor Hp. 082132845979 ”terang Arga saat ditemui Kominfo, Kamis, (19/1).

Untuk harganya setiap kemasan 100 gram bubuk kopi excelsa seharga Rp.12.000, sedangkan 1 Kg mentah Rp. 80.000 dan yang sudah siap seduh 1 Kg Rp. 120.000,-.

“Kalau ingin membeli bisa langsung datang kesini dan melihat cara pembuatanya yang masih alami dan manual khas pedesaan. Kopi excelsa juga ini dapat dinikmati pula sambil bersantai di warung-warung area wisata Bukit Gandrung Tanggulasi,” Jelas Arga

kopi excelsa 1Harapannya dengan penjualan dalam bentuk kemasan ini kopi excelsa Medowo tidak lagi dipandang sebelah mata. Selain itu Desa Medowo bisa terkenal sebagai sentra Kopi Excelsa.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Ir. Adi Suwignyo, M.Si memberikan pembinaan tentang Program Pemerintah Kabupaten Kediri kepada produk Kopi Excelsa yang dibuat oleh Arga agar lebih berkembang. Yakni dengan mengurus legalitas dan ijin sehingga bisa dipercaya oleh pasar.

“Setiap Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) harus segera mengurus label dan merknya mendapat Perijinan PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) serta mematenkan nama produk yang dimiliki agar tidak ada masalah dikemudian hari. Hal ini guna melindungi masyarakat dari produk pangan olahan yang dapat membahayakan kesehatan konsumen. juga agar dapat bersaing di pasar yang lebih besar,” jelas pria yang juga penggila kopi ini. (Kominfo)

Comments   

 
0 #6 Oldec 2017-01-25 15:25
UMKM...oyeeeee. ..
Quote
 
 
0 #5 Thor 2017-01-25 14:25
Salam hebat http://hammerofthorasliitalia.com
Quote
 
 
0 #4 Indra 2017-01-25 14:25
Inovasi yang luar biasa, semoga menjadi awal langkah kesuksesan yang lebih besar.
Quote
 
 
0 #3 Qiesta 2017-01-25 13:11
Kereeen uiii.. Semoga berkah mas arga.. :)
Usaha
Quote
 
 
0 #2 Qiesta 2017-01-25 13:09
Kereeen uiii.. Semoga berkah mas arga.. :)
Quote
 
 
0 #1 Wira Bisnis 2017-01-25 13:08
Kereeen uiii.. Semoga berkah mas arga.. :)
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Liputan UKM