Sabtu, 27 Mei 2017
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Resepsi Peringatan Hari Ibu Tahun 2016

Dalam memperingati Hari Ibu ke 88 yang jatuh pada setiap tanggal 22 Desember, BPPKB Kabupaten Kediri menggelar Resepsi Peringatan Hari Ibu tahun 2016 yang dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Kediri.

resepsihariibu 1

Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Dan Keluarga Berencana Kabupaten Kediri Dra. Wuryandari Josep, M.Si. menjelaskan maksud dan tujuan Rangkaian Kegiatan Peringatan Hari Ibu Ke 88 Tahun 2016.

“Yakni meningkatkan peran perempuan Indonesia dalam setiap aspek kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara menuju pembangunan Nasional yang berkelanjutan dan berkeadilan.” Kata Wuryandani Josep.

resepsihariibu 2

Resepsi Peringatan Hari Ibu ke 88 tahun 2016 ini dihadiri oleh Anggota GOW, TP-PKK Kabupaten Kediri, Ikatan Adhyaksa Dharmarini Kabupaten Kediri, Bhayangkari Kabupaten Kediri, Persit KCK Kodim 0809 Kediri, Dharma Yukti Karini Kabupaten Kediri, Dharma Wanita Persatuan dan PLKB Perempuan Se Kabupaten Kediri, sejumlah 400 orang.

Tema dalam Peringatan Hari Ibu tahun 2016 ini adalah “Kesetaraan Perempuan Dan Laki-Laki Untuk Mewujudkan Indonesia Yang Bebas Dari Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak, Perdagangan Orang Dan Kesenjangan Akses Ekonomi Terhadap Perempuan.”

resepsihariibu 3

Resepsi Peringatan Hari Ibu ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan. Setelah sebelumnya telah dilaksanakan Kunjungan Pada Korban Kekerasan Pada Anak (14 Desember 2016), Senam Bersama (16 Desember 2016) dan Upacara Ziarah di Taman Makam Pahlawan Pare (20 Desember 2016).

Wakil Bupati Kediri Drs. H. Masykuri, MM hadir dalam Resepsi Peringatan Hari Ibu tersebut. Dalam sambutannya Wakil Bupati Kediri menjelaskan betapa pentingnya berbagai upaya untuk melindungi Perempuan dan Anak dari berbagai bentuk kekerasan dengan melibatkan semua komponen masyarakat.

resepsihariibu 4

“Harapan saya pada Peringatan Hari Ibu ke 88 tahun 2016 ini dapat mendorong terciptanya kesetaraan Perempuan dan Laki–laki pada setiap aspek kehidupan, baik di dalam keluarga, masyarakat, maupun Bangsa dan Negara.” Terang Drs. H. Masykuri, MM. (Kominfo)