Selasa, 25 Juli 2017

Sapi Perah Potensi Wisata Edukasi Desa Medowo

Sapi Perah Potensi Wisata Edukasi Desa Medowo

Rabu, 07 Desember 2016

Kediri-Medowo, adalah salah satu Desa Wisata yang potensial di Kabupaten Kediri. Desa Medowo, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri merupakan desa yang berbatasan dengan Kabupaten Malang.

Salah satu potensi wisata yang ada di Desa Medowo adalah sektor peternakan Sapi Perah. Sapi Perah di Desa Medowo ini berawal dari Banpres tahun 1982. Banpres tersebut berupa dua ekor Sapi Perah untuk setiap warga di Desa Medowo.SAPI1 2

Akan tetapi usaha beternak Sapi Perah di Dusun Medowo tidak berkembang. Usaha ternak sapi perah hanya berkembang di tiga dusun saja, yakni di Dusun Ringinagung, Dusun Sidorejo, dan Dusun Medowo.

Menurut Ibu Agus, salah satu peternak Sapi Perah di Dusun Ringinagung, hal ini karena warga Dusun Medowo beranggapan beternak Sapi Perah tidak menghasilkan untung yang besar dan sulit peliharanya. Berbeda dengan warga di tiga dusun lainnya yang beranggapan bahwa beternak Sapi Perah sangat menguntungkan.

SAPI1 1

Saat ini, di Desa Medowo terdapat 500 peternak Sapi Perah. 500 peternak sapi perah itu berasal dari tiga dusun di Desa Medowo, yakni Dusun Ringin Agung, Dusun Sidorejo, dan Dusun 
Sidorejo. Jumlah seluruh sapi perah yang ada di Desa Medowo saat ini mencapai 1900 ekor.

Dari 1900 sapi perah tersebut dapat menghasilkan 11.000 liter susu per hari.“Beternak sapi perah itu keuntungannya sangat besar. Selain menghasilkan susu sapi segar, sapi-sapi perah itu bisa diafkir atau dijual untuk diambil dagingnya.

Setelah 7 sampai 9 kali melahirkan. Sapi-sapi perah yang diafkir tersebut bisa dijual kepada pedagang sapi dengan harga mencapai 17 juta rupiah per ekor. Tutur Ibu Agus

SAPI1 3

Selain itu, banyaknya hijauan makanan ternak seperti rumput gajah dan kalindra putih yang merupakan pakan sapi di daerah ini membuat warga tetap bertahan menjadi peternak sapi perah.

Pemberian pakan sapi perah di peternakan dilakukan dua kali sehari, yakni pada siang dan malam hari. Masing-masing perah diberi rumput dan 13 kg dedak/ konsentrat setiap hari.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas susu sapi. Selain peningkatan kualitas, pemberian pakan ternak yang bergizi akan meningkatkan produksi susu sapi, yakni mencapai 20-30 liter susu per hari.

Kebersihan kandang sapi harus diperhatikan agar susu yang dihasilkan juga berkualitas dan higienis. Sebelum proses pemerahan sapi kandang harus dibersihkan.

Pembersihan kandang dilakukan dua kali sehari yaitu pada pukul 04.00 dan 14.00. Setelah kandang dibersihkan, sapi-sapi di dimandikan agar badan segar dan steril sebelum dilakukan pemerahan.

Untuk pemasaran, susu hasil perahan akan dijual melalui KUD, yakni KUD Kerta Jaya. Hal ini untuk memudahkan pemasaran susu serta menghindarkan peternak dari tengkulak.

Selain menghasilkan susu segar dan penjualan sapi afkir, beternak sapi perah juga mendatangkan keuntungan lain, yakni dari pengolahan kotoran menjadi kompos dan biogas.

SAPI1 4

Oleh karena banyaknya peternak sapi perah di Desa Medowo, serta pengelolaan peternakan yang baik, wilayah ini berpotensi untuk dijadikan desa wisata, terutama wisata edukasi.

Selain itu, juga dapat dijadikan referensi bagi pemerintah untuk meningkatkan SDM di kawasan Desa Wisata Medowo. Hal ini agar kawasan Desa Wisata Medowo bisa dijadikan Kawasan Wisata Edukasi sekaligus Rekreasi.

Kelompok 3 Jurnalistik Angkatan 4 Tahun 2016

1.Much. Nur Kholis GP Ansor Ds.Sonorejo Kec.Grogol

2.Agus Salim GP Ansor Ds.Badal Kec.Ngadiluwih

3.Anna Mar’athus Sholikah Fatayat NU Ds.Dawuhan Kec.Purwoasri

4.Siti Zulaikha Fatayat NU Ds.Tanon Kec.Papar

5.Abdul Muntholib GP Ansor Ds.Batuaji Kec.Ringinrejo

6.M.Ikhwan Yusuf