Senin, 18 Desember 2017

Lestari Mata Air Desaku, Mengikis Air Mata Bumiku

Desa Parelor Kecamatan Kunjang berlangsung kegiatan penghijauan, Jumat 9/12). Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk penanaman bibit pohon Trembesi di lokasi Sumber Air Desa Parelor.

Tepat pukul 07.30 acara ceremonial dimulai, dengan dihadiri langsung oleh Plt. Camat Kunjang Sumarlan beserta Pejabat Struktural Kecamatan Kunjang, Kepala Desa Parelor, Perangkat Desa Parelor, PKK, Karang Taruna Desa Parelor, Tokoh Masayarakat serta RT/RW.

DIAN ROSIANA1 2Desa Parelor merupakan satu-satunya desa di Kecamatan Kunjang yang sumber airnya masih hidup. Sehingga pihak Kecamatan memfokuskan penghijauan di Desa Parelor.

Kegiatan tersebut diawali dengan sambutan Kepala Desa Parelor, disambung kemudian sambutan Plt. Camat Kunjang, Do’a, Pemberian secara simbolis bibit pohon dari pihak kecamatan kepada pihak desa dan yang terakhir penanaman bibit tersebut di sekitar lokasi sumber air.

DIAN ROSIANA1 1

Sumarlan, Plt. Camat Kunjang mengungkapkan bahwa, ‘’Penghijauan ini merupakan upaya mensukseskan Program Pemerintah Pusat untuk memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN).

Berdasarkan instruksi Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno bahwa penghijauan diwilayah Kabupaten Kediri difokuskan untuk melestarikan sumber air, dengan demikian penanaman dipusatkan pada titik-titik sumber air Se-Kabupaten Kediri. Untuk Kecamatan Kunjang sendiri, kami khususkan penghijauan di sumber air Desa Parelor’’. Kata Sumarlan.

DIAN ROSIANA1 3Lebih lanjut dikatakan Sumarlan bahwa dalam kegiatan penghijauan ini sebanyak 60 bibit pohon Trembesi siap ditanam. Pohon Trembesi merupakan salah satu jenis pohon terbaik yang mampu menyimpan cadangan air. Sehingga tanaman ini sangat cocok digunakan untuk melestarikan sumber air yang ada. Imbuh Sumarlan.

M.F Karimulloh, Kepala Desa Parelor menyampaikan harapannya sebagai berikut ‘’Kami mengucapkan terima kasih karena telah memilih Desa Parelor untuk acara penting ini, karena memang alam harus diperhatikan termasuk sumber air yang bisa disebut dengan sumber kehidupan. Kata Karimulloh

DIAN ROSIANA1 4Maka kami berharap setelah ini, kegiatan tidak berhenti disini, tapi ada bantuan untuk keberlanjutan pelestariannya. Tahun 1973/1974 ada program Inpres untuk pembangunan lokasi, setelah itu tidak ada lagi’’. Tambah Karimulloh

Sumber air memiliki nilai kebermanfaatan luar biasa bagi kehidupan. Sehingga kapan lagi kalau tidak sekarang untuk kita melestarikannya, dan oleh siapa lagi kalau bukan kita yang beraksi menjaganya.

Penulis : Dian Rosiana
Karang Taruna Desa Parelor Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri
Kelompok 3 Pelatihan Jurnalistik Angkatan 3 Tahun 2016