Selasa, 25 Juli 2017

Cantik, Putih Tapi Hanya Satu Malam

Indonesia terkenal dengan banyaknya kebudayaa, adat, suku, bahasa, hewan dan tumbuhan salah satunya adalah tanaman yang banyak digemari oleh semua kalangan dari mulai anak-anak sampai orang dewasa.

wijayakusuma1 2

Tanaman yang satu ini sangat disukai karena bentuk bunganya yang sangat indah saat mekar dengan sempurna dan juga harum. Bunga yang warnanya putih ini sangat cantik. Bunga Wijaya Kusuma memiliki nama lain bunga sedap malam dengan nama latin Epiphyllum Anguliger. Bunga ini hanya mekar pada malam hari saja, itupun hanya sesaat.

wijayakusuma1 4

Bunga ini dapat dilihat dengan jelas mana bagian daun dan bagian batangnya setelah berumur tua.batang pohonnya berbentuk helaian daun yang pipih dan daunnya berwarna hijau dengan permukaan halus, pada tepian daun wijaya kusuma terdapat lekukan-lekukan yang di tumbuhi tunas daun/bunga dan tidak terdapat duri.

Bunga ini berasal dari daratan Amerika Selatan, kemudian masuk ke Cina dan baru ke Indonesia di Jawa Majapahit. Menurut kepercayaan masyarakat di wilayah-wilayah tertentu bunga wijaya kusuma memiliki keterikatan terhadap penguasa laut selatan memiliki korelasi yang sangat erat dengan kepercayaan ilmu giab.

wijayakusuma1 1

Selain itu menurut kepercayaan luas seperti yang dikatakan oleh ibu Rubitah (55) mengatakan “Jika orang menanam bunga wijaya kusuma di rumahnya maka saat bunga itu mekar, maka akan mendatangkan rejeki”. Kata Ibu Rubitah

Ibu Rubitah pun juga menambahakan masyarakat boleh mempercayai boleh tidak.
Selain itu bunga wijaya kusuma juga memiliki manfaat, untuk mengobati luka abses, menetralkan pembekuan darah (angin duduk), bisul, anti radang, pendarahan, tuberkolosis (TBC), batuk, muntah darah, dan asma.

Kita harus saling menjaga kelestarian alam yang agar saling berkesinambungan demi kebahagiaan bersama, dengan adanya mitos tersebut kita tidak boleh percaya kepada hal semacam itu, kita tetap harus mempercayai keyakinan yang kita semua miliki sesuai agama yang kita anut masing-masing.

Roib Dwi Lestari
Karang Taruna Desa Besuk Kec. Gurah Kab. Kediri
Kelompok 1 Jurnalistik Angkatan ke 3 Tahun 2016