Kamis, 20 Juli 2017

Menanam Pohon Serentak Jadikan Kabupaten Kediri Paru Paru Dunia

Hari ini Sabtu (26/11) secara serentak dilaksanakan Puncak Pencanangan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) di 4 lokasi yaitu : 1. Sumber Mata Air Dusun Kajar Desa Kalipamg Kecamatan Grogol dipimpin langsung Ibu Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno. 2. Sumber Air Desa Petungroto Kecamatan Mojo dipimpin Wakil Bupati Kediri Drs.H. Masykuri, MM. 3. Sumber Mata Air Guworejo Desa Tarokan Kecamatan Tarokan dipimpin Sektetaris Daerah Kabupaten Kediri H. Supoyo, SH. M.Si dan 4. Sumber Mata Air Winong Winong Dusun Babatan Desa Tiron Kecamatan Banyakan dipimpin Asisten II Ekonomi dan Pembangunan Djoko Susilo, SH. M.Hum.

obit 1dr. Hj. Haryanti Sutrisno bercengkerama dengan warga Kalipang terlihat guyub, akrab, ramah dan penuh kekeluargaan. Warga tersebut semuanya akan menerima paket sembako dari Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Kediri sekitar 87 paket.

Dalam sambutannya Beliau mengatakan sangat bangga dan senang, melihat antusias warga Desa Kalipang. "Saya berharap dengan adanya penghijauan ini semua warga wajib memelihara dan menjaga tanaman yang baru ditanam supaya tidak mati.

Besok Senin 28 Nopember 2016 Presiden RI mengadakan Pencanangan HMPI dan BMN secara serentak di Indonesia. Kata dr.Hj.Haryanti Sutrisno

obit 3Penanaman ini nantinya juga bisa mendukung Kabupaten Sehat untuk Tatanan Hutan Sehat tahun 2017. Semoga Kabupaten Kediri bisa meraih predikat Kabupaten Sehat Tingkat Nasional. tambah dr. Hj. Haryanti Sutrisno

Saya memgucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu pelaksanaan dan kelancaran Pencanangan HMPI dan BMN .

Selanjutnya Ibu Bupati menikmati sarapan khas Kabupaten Kediri berupa Sego Pecel Tumpang asli buatan warga Kalipang bersama para lansia, janda dan kaum dhuafa.

obit 4Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Kediri Sugeng Waluyo, SP. MM, mengatakan diambilnya lokasi sumber mata air tujuannya adalah untuk menjaga kualitas dan kuantitas sumber mata air. Selain itu juga bisa menjaga keselamatan sumber mata air dimana air bisa diserap langsung oleh tanaman.

Sekarang kita melaksanakan Kesmenaria yaitu daerah aliran tangkapan air dimana air nanti bisa menyerap dalam tanah dan akhirnya serapan tanah menjadi besar. Imbuh Sugeng Waluyo.

Lebih lanjut Sugeng Waluyo mengatakan bahwa untuk penanaman hari ini dilaksanakan 4 lokasi, dengan berbagai jenis bibit pohon berjumlah 4500 batang. Untuk Desa Kalipang khusus bibit mangga Podang Gunung dan Arumanis sejumlah 500 batang.

obit 2ini sebagai pengkayaan yaitu menambah populasi tanaman bagi warga yang masih memiliki lahan. Bibit pohon lainnya, 10 batang bibit Rambutan dan 10 batang Kelengkeng.

Sedangkan Desa Tarokan sejumlah 10 bibit Mangga, 10 bibit Nangka, 10 bibit Rambutan dan 70 bibit Trembesi. Desa Petungroto Kecamatan Mojo 200 Cenkeh, 150 Durian, 150 Alpukat, 50 Nangka, 50 Trembesi, 2000 Sengon, 100 Manggis dan 200 Srikoyo. Terang Sugeng Waluyo (Kominfo).

Add comment


Security code
Refresh