Kamis, 20 Juli 2017

Besok, 3500 Nanas Gratis Dibagikan di Festival Nanas

Memasuki minggu kedua Festival Kelud 2016, Sabtu (22/10), suasana obyek wisata Gunung Kelud semakin ramai dikunjungi masyarakat Kabupaten Kediri maupun luar daerah.

Nanas 1Berbagai kegiatan dan hiburan meramaikan Festival Kelud 2016 pada minggu ini, mulai dari Ritual Sesaji Gunung Kelud Sabtu, (22/10) yang dimulai pukul 7 pagi, Festival Jaranan mulai hari Sabtu sampai Minggu, Pameran UMKM, Buah dan Sayur (22-23/10), Tobong Art Performance yang dimulai nanti malam mulai pukul 7 malam serta Festival Nanas yang akan dimulai besuk Minggu (23/10).

Khusus Festival Nanas, yang akan digelar besok Minggu (23/10) Ngaseri Camat Ngancar mengatakan bahwa acara ini merupakan pertama kali digelar di Festival Kelud dan merupakan ide murni masyarakat petani Lereng Gunung Kelud yang sudah terkenal dengan hasil buah Nanas.

Buah Nanas produk lereng Kelud memiliki keunggulan dibanding nanas lain karena ragam jenisnya banyak, rasanya lebih manis dan segar, serat buah lebih lembut bahkan hampir tidak ada dan harga terjangkau. Kata Ngaseri

Selain itu para pedagang disini selalu melayani pembeli dengan baik, misalnya pembeli minta dikupaskan langsung bisa dilayani dengan cepat dan tanpa biaya. Jika buah Nanas dirasakan tidak enak juga bisa diganti langsung. Tutur Ngaseri

Oleh karena itu untuk keahlian dan kecepatan dalam mengupas buah Nanas dari masyarakat tersebut maka dalam Festival Buah Nanas akan dilombakan tersendiri. Terang Ngaseri

Nanas 2Selain itu juga akan ada lomba lain seperti Kreasi dari buah Nanas, Arak-Arakan Nanas yang berbentuk Pitik Walik (Ayam berbulu terbalik) dan Kenduri Nanas. Tambah Ngaseri

Yang menarik dalam Festival Buah Nanas ini, nantinya masyarakat pengunjung festival akan disuguhi dengan buah Nanas secara gratis dari Kenduri Nanas. Nanas-Nanas tersebut akan langsung dibagikan kepada pengunjung setelah Kenduri Buah Nanas selesai dido'akan. Tutur Ngaseri

A'an salah satu penghias Festival Nanas mengatakan "Buah Nanas sejumlah 3.500 buah, yang menghiasi bentuk Gunung Besar, Pitik Walik (Ayam berbulu terbalik) dan Gunung Kecil yang mengelilingi gunung besar akan dibagikan secara gratis".

Semua buah Nanas ini merupakan sumbangsih dari para petani dan pedagang Nanas lereng Gunung Kelud. Ini merupakan ungkapan rasa syukur mereka kepada Sang Pencipta atas karuniaNya yang diberikan kepada mereka. Ungkap A'an (30) sambil membenahi Pitik Walik

Nanas 3Susi (28 th) dan Kamini (48 th) penjual Buah Nanas di Wisata Gunung Kelud mengatakan "Kami besuk siap ikut meramaikan lomba mengupas buah Nanas disini".

Hampir tiap hari kami sudah terlatih dalam mengupas buah Nanas yang dijual untuk pengunjung. Mudah-mudahan dengan itu, kami bisa meraih juara. Ungkapnya

Wahyuci PPL Kecamatan Ngancar mengkreasi buah Nanas dengan bentuk kepala lengkap dengan mata, mulut, hidung dan rambut persis kepala orang. Untuk memperoleh dukungan, dia juga sudah memposting karya tersebut di medsos Instagram miliknya.

"Saya sangat bangga dengan para petani lereng Gunung Kelud yang memiliki semangat tinggi, gigih dan kreatif dalam meningkatkan produk dan pemasaran hasil usaha taninya". Ungkap Wahyuci

Saya yakin dengan adanya Festival Nanas di Festival Kelud 2016 ini akan dapat meningkatkan pangsa pasar buah Nanas sekaligus juga akan meningkatkan pengunjung Wisata Gunung Kelud. Imbuh Wahyuci. (Kominfo).

Add comment


Security code
Refresh