Selasa, 25 Juli 2017

Generasi Ketiga Usaha Gula Jawa Cendono Kandat

Kabupaten Kediri memiliki hasil perkebunan tebu yang bisa dikatakan melimpah. Berbagai macam olahan tebu juga dapat ditemukan dengan mudah di Kabupaten Kediri. Salah satunya adalah Gula Jawa.

gula merah kandat 3Salah satu pengusaha Gula Jawa di Kabupaten Kediri adalah Suprianto. Usahanya ini merupakan turun temurun sejak kakeknya, yang berada di Desa Cendono Kecamatan Kandat.

Suprianto yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Cendono ini memberdayakan 10 orang masyarakatnya sebagai tenaga kerja di usaha Gula Jawa miliknya.

Dalam satu harinya usaha Gula Jawa Suprianto ini mampu menghasilkan 800 kg hingga 1 ton. Setiap kilogramnya harga Gula Jawa yang dijual Suprianto adalah Rp 10.000,-.

gula merah kandat 1Produksi Gula Jawa Suprianto, terdapat 2 bentuk yang dipasarkan. Yakni dalam bentuk batok (tempurung kelapa) atau yang biasa disebut Gula Batok dan juga dalam bentuk pasir atau disebut Gula Pasir Merah.

"Ciri-ciri Gula Jawa khususnya dalam bentuk batok dengan kualitas yang baik adalah rasanya manis, warnanya coklat cerah dengan tampilan yang mengkilat. Serta keras (atos) dan bentuknya menyerupai batok." Kata Suprianto kepada Tim Kominfo, Kamis (29/9).

Dalam proses awal pembuatan Gula Jawa, diperlukan penggilingan tebu untuk diambil airnya, secara terus menerus selama 1.5 jam. Sebanyak 2 ton tebu yang diperlukan untuk digiling, menjadi 2 kw. Gula Jawa.

gula merah kandat 2"Kemudian air hasil penggilingan direbus sampai mendidih hingga berubah warna menjadi coklat. Kemudian diangkat lalu diaduk hingga matang, sehingga suhu akan turun dan memadat." Ujar Suprianto.

"Kemudian dicetak menggunakan batok hingga kering hingga mengeras sekitar setengah jam lalu cetakan bisa dilepas dan gula siap untuk dikemas." Tambahnya.

Pemasaran Gula Jawa milik Suprianto ini mencapai Ngawi, Sragen, Solo dan Winogiri. Selain itu, juga mampu menembus pasar Lamongan, Tuban dan Surabaya. Ungkap Suprianto

Sumadi (60), salah seorang pegawai di usaha Gula Jawa mengaku sangat kerasan bekerja di pembuatan Gula Jawa ini. Dirinya telah bekerja sejak tahun 80an, mulai dari kakek Suprianto saat pertama mengawali usaha.

gula merah kandat 4"Saya bekerja mulai jam setengah 6 pagi hingga setengah 5 sore. Mendapat jatah makan 3x sehari. Dan jika produksi gula jawa mampu mencapai 800 kg dalam satu hari, pekerja mendapat upah 90 ribu rupiah." Jelas Sumadi.

Sepah tebu atau ampas tebu dari penggilingan tebu tidak dibuang, melainkan dijemur selama 3 minggu untuk bahan bakar perebusan air tebu. Sehingga sepah tebu betul-betul kering dan bisa dimanfaatkan dengan baik.

Jika anda berminat untuk memesan Gula Jawa atau anda akan memiliki hajatan, anda bisa pesan dan menghubungi bapak Suprianto di nomor hp. 081334595577 dengan alamat Desa Cendono Kecamatan Kandat. (Kominfo).

Add comment


Security code
Refresh