Kamis, 20 Juli 2017

Kerupuk Sukadi Cap Ikan Bintang Gurih Manis dan Lezat

Kerupuk merupakan teman sejati saat kita berada dimeja makan. Apapun makanan yang disajikan rasanya kurang nikmat bila tanpa ada irama kriuk..., kriuk..., saat berada dimulut.

Masyarakat Kabupaten Kediri sangat tidak asing dengan makanan yang satu ini. Krupuk berbentuk bulat berlubang kecil-kecil yang terbuat dari tepung dengan rasa gurih dan masyarakat disini menyebutnya dengan sebutan "Kerupuk Uyel".

IMG-20160914-WA0018Melihat kegemaran masyarakat yang tidak bisa lepas dari makanan pelengkap satu ini. Maka menjadi daya tarik tersendiri untuk membuka peluang usaha yang sangat menjanjikan ini. Salah satunya adalah Bapak Sukadi.

Sukadi mulai merintis usahanya pada tahun 2003 yang sebelumnya beliau berjualan kain. Saat Tim Kominfo berkunjung di tempat usahanya Dusun Bolorejo desa Wonorejo Kecamatan Wates. Sukadi menjelaskan dengan gamblangnya kenapa berpindah haluan dari berjualan kain menjadi produksi kerupuk mentah/krecek uyel.

Berjualan kain itu tidak bisa menyerap tenaga kerja yang banyak. Sedangkan pemuda didesanya dan teman sekolahnya saat itu masih banyak yang menganggur. Dari situlah saya bertekad bulat beralih usaha memproduksi kerupuk mentah/Krecek, yang dapat menyerap tenaga lebih banyak. Ungkap Sukadi

IMG-20160914-WA0019Saat baru merintis saja saya sudah dapat merekrut karyawan sebanyak 60 orang. Karyawan tersebut seluruhnya berasal warga desa sekitar. Hingga oleh warga saya lebih terkenal dengan julukan "Sukadi Kerupuk". Terang Sukadi

Selanjutnya pada tahun 2010, usaha krupuk saya mencapai puncaknya dengan jumlah karyawan hingga mencapai 100 orang. Dengan menghabiskan bahan krupuk dari tepung tapioka sebanyak 3 ton dalam waktu sehari. Terang Sukadi

Seiring berjalannya waktu dan bahan baku menjadi mahal, saat ini karyawan saya tinggal hanya 38 orang. Dengan menghabiskan bahan 1 ton tepung tapioka perhari dan menghasilkan kerupuk mentah 1 ton juga. Tutur Sukadi

IMG-20160914-WA0020Selain memproduksi kerupuk "Uyel" masih ada jenis kerupuk jenis lain yang saya produksi. Yaitu kerupuk mentah iris stick, iris kotak persegi dan kerupuk puli. Terang Sukadi

Rasa dari kerupuk produksi saya, rasanya berbeda dengan kerupuk lainnya yaitu lebih gurih dan manis. Bahan bakunya pun alami, yang pasti tanpa bahan pengawet yang dapat membayakan kesehatan. Tambah Sukadi

Bahan utama dari kerupuk produksi UD. Wahyu Lestari milik saya ini tepung tapioka yang dicampur dengan bumbu seperti bawang, trasi/udang dan garam secukupnya. Saat ini pengiriman sudah mencapai Madura yang menjadi pelanggan tetap saya. Ungkap Sukadi

IMG-20160914-WA0021Untuk wilayah Madura saja, saya mampu menyuplai kerupuk mentah hingga 70 %. Sisanya saya kirim ke wilayah Kalimantan, NTB dan wilayah sekitar Kediri. Terang Sukadi

Harapan saya dari produksi kerupuk mentah buatan saya ini, Kabupaten Kediri bisa semakin maju dan berkembang dan terkenal dengan Kerupuk Mentahnya.
Sesuai dengan awal saya merintis dan saat ini jaman sudah semakin modern saya tetap mengedepankan tenaga manusia bukan tenaga mesin. Kata Sukadi

Harga kerupuk mentah/krecek disini untuk kerupuk mentah Iris stick dan kotak persegi dengan harga Rp. 10.500/Kg, puli dengan harga Rp. 10.600/Kg, kerupuk uyel Rp. 11.700/Kg. Jelas Sukadi

Saya juga memasarkan produk saya ini lewat media sosial yang makin digandrungi masyarakat. Jika ingin memesan krecek/kerupuk mentah cap "Ikan Bintang" bisa mengunjungi instagram saya, @sukadikerupuk, atau langsung hubungi nomor HP.081234021230/085784529334. Terang Sukadi (Kominfo).

Add comment


Security code
Refresh

Liputan UKM