Sabtu, 22 Juli 2017

Potensi Besar Pengembangan Cengkeh Di Desa Petungroto Kecamatan Mojo

Pengembangan desa berdasarkan potensi yang ada di suatu daerah adalah salah satu strategi pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kediri. Dengan cara ini diharapkan desa dapat menjadi area pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan taraf kehidupan berdasar potensi masing-masing daerah.

cengkeh1

Seperti terjadi di Desa Petungroto, Kecamatan Mojo. Desa di Lereng Gunung Wilis ini sekarang sedang giat dalam mengembangkan tanaman cengkeh. Hal ini dikarenakan tanaman cengkeh sangat sesuai untuk dikembangkan di Petungroto, baik dari cuaca dan kontur tanahnya.

Diungkapkan Bupati Kediri, dr. Hj. Haryanti Sutrisno, ketika mengunjungi desa ini, tanaman cengkeh memiliki nilai ekonomis tinggi, mencegah longsor, menyimpan air dan utamanya menghasilkan oksigen. Sehingga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan warga masyarakat dan membuka banyak lapanan kerja di desa.

“Saya mendukung sepenuhnya karena disini potensial. Cengkeh tidak hanya bunga nya saja yang berharga, daunya juga bisa diolah untuk minyak atsiri, juga batang bunganya bernilai ekonomis. Ini akan mendorong roda ekonomi desa.” Kata dr. Hj. Haryanti Sutrisno didepan 104 petani di Balai Desa Petungroto, Rabu (20/7).

cengkeh2

Pada kesempatan tersebut, dr. Hj. Haryanti Sutrisno memberikan bantuan atas nama pribadi sebanyak 10.000 bibit cengkeh dan pipa serta bak tandon untuk saluran air irigasi. Selain itu juga mengupayakan kepada kelompok tani cengkeh mendapatkan alat penyuling daun cengkeh menjadi minyak atsiri.

“Kendala disini adalah ketersediaan air untuk tanaman cengkeh. Oleh karena itu kita buat infrastuktur saluran irigasi sehingga tanaman cengkeh saat kemarau tidak mati. Hitungan saya bersama Dinas Pengairan pipa ukuran 3 dim sepanjang 2 kilometer dan pipa 1.5 dim sejauh 3 km serta dibutuhkan pula tiga lokasi tandon air. Nanti saya bantu pengadaannya. Nanti pemasangannya gotong royong.” Jelas dr. Hj. Haryanti Sutrisno disambut tepuk tangan hadirin.

“Saya cuma mengajukan syarat pembagian air nanti harus merata dan juga nanti kalau sudah mulai panen cengkehnya jangan sampai sistem ijon. Karena sistem ini sangat merugikan petani.” Pesan dr. Hj. Haryanti Sutrisno. (Kominfo)