Rabu, 28 Juni 2017

Risna Bordir, Mukena Bordir Cantik untuk Sholat

IMG 2567Tidak pernah terbersit di hati Nadhiroh bahwa membordir akan menjadi mata pencahariannya. Wanita berusia 45 tahun tersebut menuturkan, bahwa dia mulai mengenal bordir sekitar 20 tahun yang lalu. Saat itu, Nadhiroh sedang mengikuti kursus komputer di Duta Sarana Jl. Kilisuci Kota Kediri.Sepulang kursus dia melihat seorang wanita memakai baju bordir yang sangat bagus, sejak saat itulah dia tertarik untuk belajar bordir.

Pada tahun 1994, Nadhiroh pergi ke Tulungagung, kota yang terkenal dengan usaha bordirnya. Dia mengunjungi kantor Disnaker Tulungagung untuk menanyakan tempat kursus bordir terbaik di Tulungagung. Oleh Disnaker, Nadhiroh diarahkan ke sebuah tempat kursus bordir di Desa Ketanon. Selama setahun di tempat itu, Nadhiroh belajar bordir bantalan kursi dan sprei.

IMG 2560Usai tamat kursus di Tulungagung, Nadhiroh bersama suaminya Sukari (46) memberanikan diri untuk membuka jasa bordir. Berbekal modal uang 2,5 juta rupiah mereka membeli mesin bordir. Pada awalnya dia menggarap bordir bantalan kursi dan sprei sesuai dengan ilmu yang diperolehnya saat kursus.

“Pertama kali nyoba bordir baju itu tidak jadi, hasilnya jelek,” Kata Nadhiroh. Tetapi dia tidak patah semangat, dia terus belajar hingga akhirnya mahir membordir baju. Belasan tahun Nadhiroh menekuni jasa bordir ini, produknya dikenal oleh para pelanggannya dari mulut ke mulut, hingga akhirnya banyak penjahit yang datang kepadanya untuk bordir baju.

Nadhiroh beralih dari jasa bordir ke produksi mulai tahun 2012 saat dia mengikuti bazaar di pekan budaya dan pariwisata Kabupaten Kediri. Dia mulai membordir mukena dan menjualnya di pameran dengan merk Risna Bordir.

IMG 2566Produk yang dihasilkan Risna Bordir yaitu mukena, sarung bantal, tutup dan alas gelas, tutup botol, tutup galon air dan tempat tisu. Selain itu, dia juga membuat kaos khas Kediri bergambar Simpang Lima Gumul.

“Untuk mukena saya jual antara harga 80 ribu sampai 400 ribu yang memakai katun jepang, kalau tutup galon 80 ribu, tempat tisu 40 ribu, alas dan tutup gelas 50 ribu,” Kata Nadhiroh.

Saat ini produk Nadhiroh sudah dikenal masyarakat, Dia memanfaatkan Pasar Tugu (Sabtu Minggu) di Simpang Lima Gumul untuk mempromosikan usahanya. Selain itu komunitas UKM Kelud Mandiri juga rutin mengambil produknya.

IMG 2573“Sekarang mukena bordir saya juga dijual di Blitar, dulu kenalnya juga di SLG. Ada orang blitar yang tertarik untuk menjual mukena saya di pusat oleh-oleh haji di Blitar,” Imbuh Nadhiroh.

Ditanya perihal perkembangan usaha bordir, Nadhiroh menjawab bahwa sekarang usaha bordir baju agak surut karena sudah ada baju jadi yang sudah memakai bordir. Makanya dia banting setir ke usaha bordir Mukena. (kominfo)

Risna Bordir (Manual)

Jl. Dandang Gendis 317 Doko Ngasem Kabupaten Kediri

HP : 081234013410 / 081335322669

Produk Bordir : mukena, baju, sarung bantal, taplak meja, sprei, tutup botol, tutup gelas, tempat tisu, kaos slg, jilbab dan atribut organisasi.

Comments   

 
0 #1 kebaya dnova 2016-12-18 11:16
Bagus dan menginspirasi. Semoga semakin sukses dan berkembang. Amiin.
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh

Liputan UKM