Sabtu, 22 Juli 2017

Monitoring Makanan dan Minuman Kemasan Untuk Lindungi Konsumen

Dinas Koperindag (Koperasi, Industri dan Perdagangan) Kabupaten Kediri menggelar Monitoring Makanan dan Minuman Kemasan dalam rangka Bulan Ramadhan dan Idul Fitri 2016. Monitoring tersebut sebagai salah satu bentuk pengawasan terhadap makanan dan minuman kemasan.

monitoring1

Monitoring tersebut merupakan gabungan dari Dinas Koperindag, Dinas Kesehatan, Dinas Kominfo, Satpol PP dan juga Bagian Humas dan Protokol. Lokasi Monitoring yang dituju adalah Swalayan-swalayan yang ada di Kabupaten Kediri.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperindag Kabupaten Kediri Zaenuri, S.Sos, MM menjelaskan, bahwa dalam Monitoring Makanan dan Minuman Kemasan ini terdapat beberapa indikator yang menjadi bahan penilaian utama.

monitoring2“Yang terpenting adalah tanggal Kadaluarsa dari makanan dan minuman kemasan. Karena tanggal Kadaluarsa adalah batas akhir dari makanan dan minuman kemasan untuk dikonsumsi. Bahkan jika makanan dan minuman kemasan sudah mendekati tanggal Kadaluarsa, sebaiknya tidak dikonsumsi oleh konsumen.” Kata Zaenuri.

Selain tanggal Kadaluarsa, bentuk kemasan juga menjadi perhatian utama. Dalam pelaksanaan Monitoring Makanan dan Minuman Kemasan yang digelar hari ini (Selasa 14 Juni 2016) terdapat beberapa makanan dan minuman dalam kemasan kaleng yang bentuknya penyok.

Seperti misalnya sarden ikan dan juga kornet sapi dalam kemasan kaleng yang bentuk kalengnya penyok. Demikian pula dengan susu kental manis dalam kaleng yang banyak ditemukan dalam kondisi yang penyok. Serta makanan dan minuman lain yang kemasannya rusak dan lepas segel.

Zaenuri, S.Sos, MM menambahkan, bahwa pemilik swalayan juga diberi pengarahan agar selalu melakukan pengecekan kondisi barang dagangannya. Agar konsumen mendapatkan kenyamanan dan juga keamanan dalam mengkonsumsi makanan dan minuman dalam kemasan.

“Untuk yang sudah Kadaluarsa, makanan atau minuman kemasan tersebut harus dimusnahkan. Sedangkan untuk kemasan yang rusak, barang tersebut bisa dikembalikan kepada distributor untuk ditukar. Karena kemasan yang rusak bisa saja terjadi saat proses kirim danloading ke swalayan.” Jelasnya.

monitoring3

Selain tanggal Kadaluarsa dan Kemasan, Monitoring ini juga mengecek kandungan gizi, P-IRT, Cap Halal dari MUI, BPOM. Pemilik Swalayan juga mendapat pengarahan, untuk selalu melakukan pengecekan terhadap makanan dan minuman kemasan yang dijual. Sehingga para konsumen akan mendapatkan keamanan dan kenyamanan dalam mengkonsumsi makanan minuman dalam kemasan. (Kominfo)

Comments   

 
0 #2 Admin 2016-12-20 22:16
bagus nih dan sangat cocok dan sesuai dengan berita di [url="http://go ogle.com/"]
google
Quote
 
 
0 #1 Admin 2016-12-20 22:15
bagus nih dan sangat cocok dan sesuai dengan berita di
google
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh