Kamis, 21 September 2017

Mahasiswa UNP Ikut Pasarkan Hasil UMKM Kabupaten Kediri

Berawal dari kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) bulan April 2016 lalu Mahasiswa UNP Kediri tertarik untuk ikut mengembangkan potensi UMKM yang ada di Kabupaten Kediri. Kegiatan KKN tersebut berlangsung selama 1 bulan bertempat di Desa Blimbing Kecamatan Tarokan. Para Mahasiswa ini sangat kagum melihat tangan terampil warga yang mengkreasikan bambu menjadi barang yang unik dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari.

mahasiswa unp 3Bambu-bambu tersebut disulap oleh warga menjadi berbagai barang unik dengan tangan yang sangat terampil dalam mengerjakannya. Barang-barang tersebut seperti Tampah, Rinjing, Lampu tempel dinding, Lampu gantung dan lain sebagainya. Bambu yang digunakan sebagai bahannya membuat kerajinan tersebut juga berasal dari Desa Blimbing itu sendiri.

Bally Huda Ketua Kewirausahaan kegiatan KKN saat berada di SLG, Senin (6/6) kepada Kominfo mengatakan jumlah warga yang ikut mengembangkan UMKM di desa Blimbing Kecamatan Tarokan berjumlah sekitar 23 orang. Namun yang aktif dalam memproduksi karya berbahan bambu dalam jumlah besar sejumlah 6 warga.

mahasiswa unp 2Ini merupakan tugas dan tantangan kami sebagai generasi muda ikut berpartisipasi memberikan motivasi warga agar tetap eksis dalam mengembangkan usaha yang mereka jalani. Tidak ketinggalan saya melibatkan Karang Taruna Desa Blimbing untuk ikut andil dalam mengembangkan UMKM yang ada di desanya. Ini saatnya yang muda yang ikut berkarya. tutur Bally.

Agar warga menjadi semangat dan bergairah hasil yang meraka produksi, kami bantu perjual belikan di tempat-tempat keramaian dan tempat-tempat wisata. Seperti di Simpang Lima Gumul (SLG) menjadi sasaran kami yang utama, karena tempat wisata kebanggaan masyarakat Kabupaten Kediri setiap harinya selalu dibanjiri oleh pengunjung. Terang Bally

mahasiswa unp 1Setiap hari libur saya membuka stand di Simpang Lima Gumul, harapan saya saat Gumul dibanjiri pengunjung kerajinan yang saya promosikan ini juga kebanjiran oleh pembeli. Harga kerajinan bambu yang saya bawa ini harga cukup bersahabat. Untuk lampu harga mulai Rp. 75.000,- Rp.100.000,- dan untuk Tampah serta Rinjing kami bandrol dengan harga Rp. 15.000,-. Ujar Bally

Ayu Febri Eka Putri salah satu Mahasiswa yang sangat bersemangat untuk ikut mengembangkan UMKM Desa Blimbing mengatakan tujuan dari kami para mahasiswa adalah agar produk-produk UMKM yang ada di Kabupaten Kediri semakin dikenal luas oleh masyarakat. Bagi masyarakat yang mengingikan kerajinan yang unik dan sangat menarik ini bisa langsung datang ke Desa Blimbing Kecamatan Tarokan atau bisa langsung menghubungi Bapak Kliwon CP 082 141 790 884. Jelas Febri ceria. (Kominfo).

Add comment


Security code
Refresh

Liputan UKM