Sabtu, 22 Juli 2017

Rasa Bintang Lima, Harga Kaki Lima

Mengunjungi tempat wisata belum lengkap rasanya bila tidak mencicipi olahan kulinernya. Terlebih ketika kita mengunjungi pegunungan yang berhawa dingin. Menyantap olahan kuliner yang bisa menghangatkan badan tentu sangat pas rasanya.

Nasgor 1

Di Desa Wisata Medowo, terdapat salah satu rumah makan yang bisa dijadikan alternatif tempat bersantap siang maupun malam saat anda mengunjungi desa paling timur Kabupaten Kediri ini. Menu sajiannya adalah aneka nasi goreng, mie goreng, nasi pecel dan lodeh.

Tempatnya pun bersih, nyaman dengan usungan konsep tematik bambu pedesaan. Jauh dari bayangan dari kesan warung ‘ndeso’ yang seadanya. Maklum saja pemiliknya, Priyono, lima tahun lamanya pernah menjadi chef sebuah restoran salah satu pusat perbelanjaan besar di Kota Malang. Sehingga selain sajian makanan yang pasti enak, situasi yang cozy juga turut menjadi perhatian.

Nasgor 2Adalah warung makan oriental food namanya. Letaknya di simpang tiga pojok SMP Negeri 2 Kandangan Dusun Sidomulyo, Desa Medowo. Kendati bernama oriental food, warung makan ini asli milik ‘wong jowo tulen’. Sang pemilik adalah warga Desa Mlancu, Kecamatan Kandangan.

Priyono, mengatakan menu yang paling dicari pelanggan adalah nasi goreng spesial. Nasi goreng ini terdiri dari daging ayam, telur ceplok, sosis, dan udang. Pelanggannya mulai orang biasa hingga pejabat menyukai menu andalannya ini. Maklum saja harga yang dipatok juga terjangkau. Mulai kisaran tujuh ribu hingga sebelas ribu rupiah saja.

“Best seller ya nasi goreng spesial. Sering Pak Camat Kandangan dan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kediri mengajak teman ke sini. Kata mereka masakan saya rasa bintang lima harga kaki lima.” Ujar pria yang sudah berjualan disini sejak empat tahun lalu ini kepada Kominfo, Kamis (4/2).

Nasggor 3Ketika ditanya pandangannya mengenai Desa Medowo yang akan dijadikan desa wisata dan penyelenggaraan festival durian, bapak dua anak ini menyatakan dukungan kesetujuannya. Bahkan akan menyiapkan bonus bagi semua pembeli di warung makannya. Dirinya berharap, desa ini segera banyak dikenal orang dan semakin terwadahi semua potensinya.

“Dengan program itu semoga desa ini ramai. Potensinya banyak dikenal orang. Warga jadi makin sejahtera. karena banyak orang datang kesini dan tidak ada yang nganggur.” jelasnya.

“Saya dukung buat festival durian bulan ini. Besok pas festival, saya akan buat kolak durian gratis bagi yang makan di warung saya.” Janji pria 55 tahun ini. (Kominfo)

Add comment


Security code
Refresh