Kamis, 21 September 2017

“Rasa Alam” Kembangkan Aneka Olahan Kripik

Kreasi jajanan kripik memang tiada habisnya, inovasi dan kreatifitas para pelaku UMKM yang bergerak di bidang makanan haruslah dikembangkan. Berbagai macam olahan kripik dihasilkan untuk memenuhi kebutuhan para konsumen, yang tak lain adalah masyarakat.

Alam Siti Fauziyah adalah salah seorang pelaku UMKM yang memproduksi aneka kripik. Beralamat di Desa Bangsongan Kecamatan Kayen Kidul. Usaha produk rumahan milik wanita yang akrab disapa mbak Uzik ini diberi nama “Rasa Alam”.

Usaha Kripik milik Rasa Alam ini didirikan mbak Uzik pada tahun 2012. Berbagai aneka olahan kripik seperti kripik pisang, kripik ketela, aneka stik dan juga opak gambir di produksi oleh usaha mbak Uzik. Dalam kesehariannya mbak Uzik dibantu oleh 13 orang karyawannya.

Dalam pembuatan kripik pisang, diperlukan waktu produksi yang cukup lama, yakni sekitar 10 jam sehari. Dalam satu harinya, mbak Uzik mampu memproduksi kripik pisang sebanyak 50 kilogram. Bahkan pada saat bulan Ramadhan yang lalu, produksi mbak Uzik mampu menembus angka 100 kilogram kripik pisang per hari.

Pemasaran kripik pisang Rasa Alam menjangkau hingga luar daerah, yakni hingga Nganjuk dan Jombang. Harga eceran kripik pisang dibanderol 30 ribu rupiah per kilogramnya. Sedangkan untuk lossnya dijual 120 ribu rupiah per 5 kilogramnya.

“Pernah saya dalam sekali kirim sejumlah 25 loss ke Nganjuk. Waktu itu pesanan dalam jumlah yang besar. Selain itu saya juga menjual kripik pisang ke grosir khusus jajanan. Rasa yang saya tawarkan adalah manis gurih. Untuk produksi kripik pisang saya memiliki karyawan khusus sejumlah 8 orang.” Ungkap mbak Uzik.Senin ( 21/12).

Selain kripik pisang, mbak Uzik juga mengolah ketela menjadi kripik. Khusus untuk pengolahan kripik ketela, mbak Uzik menempatkan 3 orang karyawannya. Proses pengolahannya selama 2 hari. Dalam sehari, mbak Uzik mampu menghasilkan 5 kilogram kripik ketela.

“Seharinya bisa 5 kilogram kripik ketela, sedangkan waktu Bulan Ramadhan kemarin terjadi peningkatan permintaan dari konsumen. Sehari bisa produksi 15 kilogram kripik ketela. Jika masih berbentuk krecek, mampu bertahan hingga 1 tahun. Sedangkan jika sudah matang, mampu bertahan 1 mingggu.” Jelasnya.

Rasa alam 2Perkemasannya mbak Uzik membanderol seharga 7 ribu rupiah. Rasa yang ditawarkanpun bermacam-macam. Yakni kripik ketela rasa pedas, rasa manis dan juga rasa bawang. Menurut mbak Uzik, ketiga rasa tersebut disukai para konsumen.

Pada tahun 2012 silam, mbak Uzik bercerita pernah mendapatkan pelatihan dari Tim Penggreak PKK Kabupaten Kediri mengenai pembuatan kripik ketela. “Dari pelatihan tersebut, saya menjadi tertarik untuk mengembangkan kripik ketela.” Tambahnya.

Selain memproduksi aneka kripik, mbak Uzik mulai mengembangkan sayap usahanya. Kini “Rasa Alam” juga memproduksi aneka stik dan juga Opak Gambir. Rasa yang disediakan untuk aneka stik adalah stik wortel, sawi, buah nangka dan sirsak.

Bagi anda yang ingin membeli aneka kripik (kripik pisang, kripik ketela, opak gambir dan aneka stik), anda bisa datang ke rumah mbak Uzik di Desa Bangsongan Kecamatan Kayen Kidul. Atau anda bisa memesan terlebih dahulu dengan menghubungi mbak Uzik di nomor 085746742575. (Kominfo)

Add comment


Security code
Refresh

Liputan UKM