Jumat, 21 Juli 2017

Kartun Popeye, Inspirasi Umi Ciptakan Kripik Bayam Kesukaan Anak-Anak

Siapa yang tak kenal Popeye? Yaa, tokoh kartun yang satu ini digambarkan sebagai seorang pelaut perkasa. Popeye akan punya kekuatan super setiap kali menyantap sekaleng bayam. Dalam sekejap, Popeye mampu kalahkan Brutus (musuh utamanya).

Kartun Popeye merupakan bagian dari kampanye makan sayur di kalangan anak-anak. Meski mengandung banyak nutrisi, sayuran ini kurang disukai anak-anak karena rasanya yang dinilai tidak enak.

enis1

Hal tersebut yang menjadi salah satu inspirasi Umi Choirunnisak (37), dalam menciptakan kreasi makanan yang berbahan dasar bayam. Ditangan Umi bayam yang biasa digunakan sebagai bahan utama dalam membuat sayur, disulapnya menjadi camilan bergizi tinggi sebagai Kripik Bayam.

“Bahan baku bayam yang saya gunakan adalah Bayam Rojo, yang saya dapatkan dari para petani bayam di Kunjang. Dalam seharinya saya membutuhkan 25 kg Bayam Rojo dan 15 kg tepung beras. Kripik bayam olahan saya ini mampu bertahan lama, yakni 1 bulan sejak penggorengan.” Tutur Umi Kepada Tim Kominfo, Minggu (8/11).

enis2

Dalam penjualannya, Umi menyediakan 2 ukuran kemasan kripik bayam olahannya. Untuk kemasan kecil dengan netto 75 gram harga yang ditawarkan sejumlah Rp 3.750,-. Akan tetapi jika ada yang membeli sejumlah 3 kemasan kecil, cukup membayar Rp 10.000,- saja. Sedangkan untuk kemasan sedang, dengan netto 150 gram dijualnya dengan harga Rp 6.500,-.

Berkat inovasi dan kreativitasnya, Umi mengaku bahwa banyak ibu rumah tangga yang membeli produk kripik bayamnya tersebut. “Banyak ibu-ibu yang tertolong dengan kripik bayam saya. Karena selain menjadi camilan, bisa juga sebagai lauk makanan untuk anaknya yang susah makan sayur.” Ungkap ibu 1 anak ini.

enis3Usaha kripik bayam milik Umi ini diberi nama “ENIS”. Umi mulai bergerak dibidang makanan sejak tahun 2009 silam. Sebelum menekuni usaha makanan, Umi bergelut di bidang Konveksi. Kemudian Umi beralih ke usaha kripik yang ditekuninya hingga saat ini.

Kini usaha Umi sudah terdaftar dalam Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT) Kabupaten Kediri, dengan dibantu oleh 3 orang karyawannya yang merupakan tetangga sekitar rumahnya. Selain memproduksi kripik bayam, Umi juga memproduksi beberapa olahan lain. Yakni kripik pisang dan juga kripik matahari.

Dalam pembuatan kripik pisang, Umi memilih untuk menggunakan buah pisang jenis Kepok Super. Tiap harinya Umi mampu menghabiskan 2 kwintal pisang Kepok Super. Kripik pisang Enis ini mampu bertahan selama 1 bulan sejak masa penggorengan.

Umi memilih untuk membagi kemasan penjualan kripik pisang menjadi 4 ukuran. Untuk ukuran kemasan kecil dijual Umi dengan harga Rp 3.750,- dengan netto 75 gram. Kemudian untuk ukuran Sedang dijual dengan harga Rp 5.000,- dengan netto 100 gram. Sedangkan ukuran besar dibanderol harga Rp 9.000,- dengan netto 250 gram. Lalu Umi juga menjual kripik pisangnya secara curah dengan kemasan 1 kg seharga Rp 33.000,-.

enis4Sedangkan dalam pembuatan kripik matahari Umi menggunakan bahan dasar tepung beras dan juga tepung terigu. Dalam kemasannya, Umi menjualnya menjadi 2 kemasan, yakni besar dan kecil. Kemasan besar dengan netto 250 gram dijual seharga Rp 10.000,- sedangkan kemasan kecil berisi 13 biji dengan harga Rp 3.750,-.

Peran Pemerintah Kabupaten Kediri dalam mengembangkan UMKM dirasa Umi sangatlah besar. Baik secara promosi, peralatan, peningkatan mutu dan kualitas maupun pelatihan-pelatihan yang diberikan.

“Pernah saya mendapatkan pelatihan mengenai ekspor produk, pembuatan tepung cassava dan strategi pemasaran dari Dinas Koperindag Kabupaten Kediri. Dan juga saya sering sekali diajak untuk megikuti pameran produk-produk UMKM di dalam daerah maupun luar daerah.” Ujarnya.

“Selain itu saya juga pernah mendapat bantuan alat dari Dinas Pertanian berupa Spinner. Dan dari Bagian Perekonomian berupa kompor dan perajang kripik. Alhamdulillah…” Terang Umi.

Dalam pemasaran produk-produknya, Umi memilih untuk memasarkan produknya di sekitar Kediri, yakni Jombang, Nganjuk (Kertosono) dan juga Tulungagung. “Karena saya takut jika dikirim ke tempat yang jauh, kripiknya akan rusak atau remuk. Untuk di Kediri, produk saya paling laris di area Kampung Inggris.” Tambahnya.

Jika anda memiliki anak yang kurang suka makan sayur, kripik bayam bisa menjadi solusi yang tepat. Rasa yang lezat dan gurihnya kripik bayam akan membuat anak anda suka makan sayur dan mendapat gizi dan vitamin yang terkandung di dalam bayam.

Anda bisa memesan kripik bayam, kripik pisang dan kripik matahari “ENIS” dengan datang langsung di rumah Bu Umi di RT 2 RW 2 Dusun Kuwik Desa Kuwik Kecamatan Kunjang. Atau anda bisa menghubungi Bu Umi via Telepon di nomor 081 335 323 964 atau 0857 857 692 13. (KOMINFO)

Add comment


Security code
Refresh

Liputan UKM