Jumat, 21 Juli 2017

'Kesetiaan Pelaku Seni Usaha Perlengkapan Pentas Jaranan'

Kesenian Jaranan tak bisa dilepaskan dari Kabupaten Kediri. Tak hanya para pelaku kesenian Jaranan yang nguri-uri kebudayaan asli Kabupaten Kediri tersebut, tetapi para seniman yang bergerak di bidang pengrajin perlengkapan pentas jaranan juga ikut serta.

Jaranan 1

Salah satu seniman di Kabupaten Kediriyang menggeluti bidang tersebut, adalah Kukuh Santoso, warga Dusun Sentul Desa Karangrejo Kecamatan Kandat. Kukuh Santoso mengaku, dirinya mulai menekuni usaha pengrajin perlengkapan pentas jaranan sejak tahun 1997.

“Sebelum jadi pengrajin perlengkapan pentas jaranan, saya adalah seorang petani. Awalnya dulu hanya mencari orderan saja, lalu pekerjaan dibagi-bagi ke para pengrajin lain. Namun karena kualitas dari masing-masing pengrajin berbeda-beda, akhirnya saya memutuskan untuk membuat usaha pengrajin perlengkapan pentas Jaranan sendiri.” Ungkap Kukuh kepada Tim Kominfo, Sabtu (26/9).

Jaranan 3Saat ini usaha perlengkapan pentas jaranan milik Kukuh kian berkembang. Dalam usaha miliknya, Kukuh dibantu oleh 7 orang karyawan. Dalam satu bulan, rata-rata menerima pesanan sebanyak 5000 buah Kuda Kepang dalam berbagai ukuran.

“Dengan rata-rata pesanan sebanyak 5000 buah setiap bulannya, terkadang saya mengalami kesulitan dalam memenuhi pemesanan tersebut. Karena kurangnya tenaga kerja yang saya miliki dan juga modal yang belum mampu memenuhi.” Jelas Kukuh.

Pemasaran usaha Kuda Kepang milik Kukuh telah menjangkau ke pelosok Negeri. Mulai dari sekitar Kabupaten/Kota Kediri, Tulungagung, Blitar dan kota-kota Jawa Timur lainnya. Untuk Tulungagung menjadi yang terbanyak dalam memesan Kuda Kepang. Sedangkan kota-kota untuk luar Provinsi, pemasaran Kuda Kepang produksi Kukuh mencapai Kudus, Semarang, Palembang, Jambi dan Papua.

“Pada tahun 2013 lalu saat Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kediri yang ke 1209, Pemerintah Kabupaten Kediri menggelar Festival 1000 Jaranan. Alhamdulillah... semua perlengkapan penari dan aksesoris jaranan saat itu, menggunakan peralatan dari saya.” Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kediri yang telah membatu pemasaran sehinggga hasil produk kerajian ini menjadi terkenal.Tambahnya.

Dalam penjualannya, Kukuh memilih untuk menjualnya dalam hitungan Kodi (1 Kodi = 20 buah). Untuk Kuda Kepang kecil, Kukuh mematok harga 100 ribu rupiah per Kodi. Kemudian Kuda Kepang ukuran tanggung dijual seharga 125 ribu rupiah per Kodi. Lalu untuk Kuda Kepang ukuran besar, Kukuh menjual dengan harga 190 ribu rupiah per Kodi.

Jaranan 2

Jika anda tertarik untuk memesan Kuda Kepang dan perlengkapan Jaranan lainnya anda bisa datang ke Dusun Sentul Desa Karangrejo Kecamatan Kandat atau menghubungi langsung Kukuh Santoso di nomor Hp. 085649189043. (Kominfo)

Add comment


Security code
Refresh

Liputan UKM