Tuesday, 21 May 2019
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Dibalik Sosok Sri Paduka Raja Dalam Pagelaran Tari Massal

Sajian Tari Massal dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1215 tahun 2019 dilaksanakan pada hari Senin, 25 Maret 2019. Antusias masyarakat sekitar dan luar daerah untuk menyaksikan prosesi tari massal ini sangat tinggi. Sejak pagi mereka telah memenuhi Kawasan Simpang Lima Gumul Kabupaten Kediri.

raja 1

Ada 1215 penari yang menyuguhkan koreografi yang bersinambungan sehingga memperlihatkan keelokan tarian ini. Banyak pihak yang ikut terlibat, mulai dari pemerintah daerah melalui dinas terkait, para pelajar se-Kabupaten Kediri, hingga sanggar seni Ande-Ande Lumut yang ditunjuk untuk mengkoordinir dan ikut menciptakan gerak seni tari nan indah. Juga semangat dari lakon – lakon yang tak hentinya menjiwai tarian yang sarat akan makna dari sejarah Kediri.

Ada satu sosok yang menjadi perhatian penonton dalam gelaran tarian massal di area Simpang Lima Gumul hari ini, yaitu Sri Paduka Raja yang diperankan oleh Sanggita. Ia adalah alumni Fakultas Kesenian UNS yang saat ini telah bekerja di Dinas Kebudayaan Surakarta. Berperan sebagai raja, ia juga membacakan teks Prasasti Harinjing.

raja 2

Saat ditemui Tim Kominfo, Sanggita menceritakan,Ini adalah kali pertama saya berada di Kabupaten Kediri. Saya merasa sangat beruntung bisa berada di Kabupaten Kediri dan ikut berkolaborasi dengan penari sejumlah 1215 baik dari pelajar tingkat SD, SMP maupun SMA. Dengan begini kita ikut melestarikan kebudayaan adi luhung Indonesia khususnya cerita Panji dari Kediri”.

Ditambahkan oleh Sanggita, ia diberi informasi oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri melalui Sanggar Seni Tari Ande-Ande Lumut adalah sehari sebelum prosesi sajian tari massal dilaksanakan. Ia pun datang ke Kab. Kediri untuk ikut gladi resik dengan penari lainnya dan berperan sebagai Sri Paduka Raja.

raja 3

Sementara itu, teks Prasasti Harinjing yang dibacakan oleh Sanggita adalah kisah yang bercerita tentang keteladanan tokoh Bagawanta Bhari yang membangun tanggul di Sungai Harinjing untuk menanggulangi bencana banjir. Selain itu dari Prasasasti Harinjing kita juga dapat mengetahui tahun dari usia Kabupaten Kediri. (Kominfo/vy,team,tj,wk)

Comments   

 
#2 piazon 2019-03-26 13:11
artikel sangat menarik
Quote
 
 
#1 santi 2019-03-26 13:06
artikel sangat membantu
Quote
 

Add comment


Security code
Refresh