Sunday, 21 April 2019
Logobar1

PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI

Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Kediri Telepon: 0354 689901-5

Jajan Ndeso Jadi Sasaran Masyarakat Tiap Minggu

Jajan ndeso (makanan tradisional) sering terdengar di telinga masyarakat, terutama masyarakat yang tinggal di Pulau Jawa. Selain itu masih banyak juga masyarakat dari Jawa maupun luar Jawa yang senang mengkonsumsi makanan khas Jawa ini.

papringan 1

Salah satu desa di Kabupaten Kediri yaitu Desa Mejono Kecamatan Plemahan memiliki satu lokasi wisata yang memperjualbelikan jajan ndeso yang diberi nama Pasar Papringan atau Pasar Jajanan Ndeso.

Pasar ini mulai dibuka sekitar 1,5 bulan yang lalu sejak Festival Dewi Jambu. Awalnya lokasi pasar ini berupa lahan kosong yang ditanami banyak pohon bambu dan tanaman liar. Akhirnya Agus Joko Santoso selaku pemilik lahan bersama masyarakat membersihkan lokasi dari tanaman liar dan menata konsep untuk pasar papringan. Konsep jaman dulu dibuat untuk menciptakan pasar ini terlihat tradisional. Sekarang, pasar papringan ini terlihat sangat rindang, sejuk, bersih dan nyaman.

Pasar ini memiliki keunikan tersendiri yaitu pembelian menggunakan potongan bambu. Di pintu utama pasar, terdapat tempat penukaran uang dengan potongan-potongan bambu yang digunakan sebagai alat pembayaran. Hanya dengan Rp. 5.000 saja pengunjung dapat menukarkan 1 potongan bambu yang digunakan untuk membeli beberapa jajanan ndeso.

papringan 2

Banyak sekali jajanan ndeso yang bisa dinikmati seperti klepon, getuk, pecel, cenil, ketan, dawet, jenang grendul, nasi ampok, polo pendem, jamu, dan masih banyak lagi. Di sela-sela menikmati jajanan ndeso, pengunjung juga dapat mendengarkan hiburan musik tradisional, menikmati permainan tradisional, melihat beberapa kerajinan tangan buatan Karang Taruna Mejono, serta bisa mengabadikan foto dengan konsep desa di beberapa spot foto yang telah disediakan.

Selain untuk menghibur banyaknya pengunjung dari Kediri, luar kota hingga mancanegara, pasar ini juga sebagai ajang mata pencaharian masyarakat sekitar. “Adanya pasar ini membuka peluang usaha seperti berjualan, maka perekonomian masyarakat juga akan meningkat,” ujar Agus Joko Santoso, (13/2).

Selain itu, potensi yang ada di desa akan lebih dikenal masyarakat luas. “Produksi jajan ndeso sudah mulai jarang. Nanti akan banyak kembali dan bisa dinikmati bersama,” tambahnya.

papringan 3

Sriati salah satu warga desa merasa senang dengan adanya pasar papringan ini. “Alhamdulillah ada penghasilan tambahan setelah saya ikut berjualan di pasar papringan ini,” katanya. (Kominfo/daw,tj,wk)

Add comment


Security code
Refresh