Kamis, 25 Desember 2014

Guru Pembina SMP/ MTs Ikuti Pelatihan UKS

pelatihan_uks.jpgGuru pembina di tingkat SMP/MTs se Kabupaten Kediri mengikuti pelatihan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Pelatihan dilaksanakan Rabu pagi ( 19/11 ), bertempat di ruang Joyoboyo Kabupaten. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 19 - 21 Nopember 2008 yang diikuti 75 peserta yang terdiri dari guru pembina UKS tingkat SMP/MTs se- Kabupaten Kediri................

pelatihan_uks.jpgGuru pembina di tingkat SMP/MTs se Kabupaten Kediri mengikuti pelatihan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Pelatihan dilaksanakan Rabu pagi ( 19/11 ), bertempat di ruang Joyoboyo Kabupaten. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 19 - 21 Nopember 2008 yang diikuti 75 peserta yang terdiri dari guru pembina UKS tingkat SMP/MTs se- Kabupaten Kediri. Beberapa materi akan disampaikan oleh narasumber yang diantaranya unsur tim penggerak UKS Kabupaten Kediri, Dinas pendidikan Kabupaten Kediri, Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Departemen Agama Kabupaten Kediri serta dari Lembaga Swadaya Masyarakat Suar Kabupaten Kediri. Materi yang dibahas dalam kegiatan ini antara lain tumbuh kembang remaja dan permasalahannya, pendidikan ketrampilan hidup sehat ( PKHS ) serta materi- materi yang lain.

Kepala Bagian Bina Sosial, Drs. Budi Tjahyono, MM mewakili Bupati Kediri ketika membuka secara resmi pelatihan UKS bagi guru pembina menyatakan bahwa penanganan kesehatan bagi siswa sekolah secara fisik, mental dan sosial memiliki produktifitas yang cukup optimal.

pelatihan_uks1.jpg"Diperlukan upaya-upaya pemeliharaan dan peningkatan kesehatan secara terus menerus yang dimulai sejak dalam kandungan, balita, usia sekolah, sampai usia lanjut dengan salah satunya adalah penanaman dan pendidikan usaha kesehatan sekolah di berbagai tingkat pendidikan", jelas Budi Tjahyono.

Usaha pelaksanaan dan pengembangan usaha kesehatan sekolah, lanjut Budi Cahyono, bukan saja menjadi tanggung jawab pemerintah akan tetapi juga menjadi tanggung jawab guru, peserta didik, orang tua peserta didik, dan masyarakat sekolah. Oleh karena itu sasaran UKS antara lain peserta didik, orang tua siswa, guru, TU dan karyawan sekolah, pengelola kantin, serta masyarakat lingkungan sekitar sekolah.

Sementara itu menurut Ketua Pelaksana Pelatihan, Kuntadi, S. Sos bahwa maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah menumbuh kembangkan budaya hidup sehat.

"Kegiatan ini dimaksudkan untuk menumbuh kembangkan budaya hidup sehat pada peserta didik melalui pendidikan usaha kesehatan sekolah dengan tujuan akhir peningkatan derajat kesehatan pada peserta didik menuju Indonesia sehat tahun 2010", ungkap Kuntadi. ( NB )

This content has been locked. You can no longer post any comment.